Laporkan Masalah

Program "Jari Peri" untuk Meningkatkan Efikasi Guru SLB dalam Menyampaikan Pencegahan Kekerasan Seksual Anak (KSA)

ANINDYA PHALITA P, Dr. Ira Paramastri, M.Si., Psikolog

2017 | Tesis | S2 Psikologi Profesi

Kekerasan seksual pada anak (KSA) merupakan bentuk paksaan ataupun ancaman yang diterima oleh anak dalam bentuk aktivitas seksual dan menimbulkan berbagai dampak negatif pada anak. KSA tidak hanya terjadi di kalangan anak-anak normal pada umumnya, tetapi terjadi juga pada anak-anak berkebutuhan khusus. Guru sebagai agen pencegahan membutuhkan efikasi yang baik dalam menyampaikan pencegahan KSA, supaya siswa yang diampunya dapat menguasai topik tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh program pelatihan "Jari Peri" (Guru Ajari Perlindungan Diri) untuk meningkatkan efikasi guru SLB dalam menyampaikan pencegahan KSA. Subjek dari penelitian ini adalah guru SLB di Bangka Tengah yang dipilih secara purposif. Penelitian ini merupakan studi kuasi eksperimen dengan desain untreated control group design with pretest and posttest. Analisis kuantitatif dilakukan dengan uji statistik Mann-Whitney dan juga menyertakan analisis kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa program "Jari Peri" tidak signifikan dalam meningkatkan efikasi guru SLB dalam menyampaikan pencegahan KSA.

The child sexual abuse (CSA) is a form of coercion or threat against children in sexual activity and it leads to various negative effects on them. The CSA is not only occurred among children in general, but also occurred in children with special needs. Teacher as a preventing agent needs good efficacy in delivering the topic of CSA, so that their students will be able to comprehend it. This study aimed to observe the program of "Jari Peri" (the teachers teach self protection) to improve the teacher's efficacy in delivering the topic of CSA prevention. The subjects of this research were special education teachers in Central Bangka chosen purposively. The design used in this research was quasi experimental design with untreated control group with pretest and posttest. Quantitative analysis was conducted through statistical test using Mann-Whitney and also qualitative analysis. The result of this study showed that the program of "Jari Peri" was not effective to improve the teacher's efficacy in delivering the topic of CSA prevention.

Kata Kunci : kekerasan seksual anak, efikasi, prevensi primer, psikoedukasi, child sexual abuse, efficacy, primary prevention, psychoeducation

  1. S2-2017-388675-abstract.pdf  
  2. S2-2017-388675-bibliography.pdf  
  3. S2-2017-388675-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2017-388675-title.pdf