TANGGUNG JAWAB NOTARIS ATAS AKTA JAMINAN FIDUSIA YANG DIBUATNYA ATAS OBJEK JAMINAN YANG TIDAK PERNAH ADA DIKAITKAN DENGAN KELEMAHAN DALAM SISTEM ADMINISTRASI JAMINAN FIDUSIA ONLINE
ROBERT B. DUMATUBUN, Ninik Darmini, S.H., M.Hum
2017 | Tesis | S2 KenotariatanTujuan dari penelitian, yang pertama adalah untuk mengetahui bagaimana tanggung jawab Notaris terhadap kebenaran dalam Akta Jaminan Fidusia yang dibuatnya, dalam hal Akta tersebut memuat suatu benda yang tidak pernah ada sebagai objek Jaminan Fidusia. Tujuan kedua adalah untuk mengetahui kelemahan dalam sistem administrasi benda Jaminan Fidusia online yang memungkinkan dilakukan pendaftaran benda yang tidak pernah ada sebagai objek Jaminan Fidusia. Penelitian yang dilakukan oleh penulis merupakan penelitian yuridis normatif. Penelitian yuridis normatif merupakan penelitian yang didasarkan pada penelitian kepustakaan yang meneliti mengenai sistematika hukum. Penelitian terhadap sistematika hukum adalah identifikasi terhadap peristiwa hukum yang terjadi berdasarkan pada Peraturan Perundang-Undangan. Dalam penelitian ini data yang di olah merupakan data sekunder yang di dapat dari studi kepustakaan dan wawancara narasumber. Hasil penelitian ditemukan bahwa pertama, tanggung jawab Notaris terhadap kebenaran dalam Akta Jaminan Fidusia yang memuat objek Jaminan Fidusia berupa benda yang tidak pernah ada, pada dasarnya terbatas pada tanggung jawab terhadap kebenaran formil (prosedur pembuatan Akta). Terdapat beberapa ketentuan dalam UUJN yang mengatur mengenai degradasi Akta atau pembatalan Akta, hal ini perlu diperhatikan oleh Notaris, karena merupakan dasar bagi pihak yang dirugikan untuk menuntut ganti rugi kepada Notaris. Terhadap kebenaran materiil (kebenaran data yang di tuangkan dalam Akta Jaminan Fidusia), Notaris tidak ikut tanggung jawab, karena Akta Jaminan Fidusia merupakan hasil dari apa yang di terangkan oleh para pihak. Kedua, terdapat 2 (dua) faktor dalam sistem administrasi benda Jaminan Fidusia online yang memungkinkan dilakukan pendaftaran terhadap benda yang tidak pernah ada sebagai objek Jaminan Fidusia. Faktor tersebut adalah belum terdapat ketentuan untuk melakukan unggah (upload) dokumen pelengkap saat melakukan pendaftaran benda Jaminan Fidusia dan belum terdapat ketentuan mengenai kewajiban kreditur melakukan pengecekan benda dan pengambilan foto benda yang akan di bebani dengan Jaminan Fidusia.
Firstly, the purpose of the study is to know the responsibility of the truth about Notary Deed Fiduciary that has been made, in terms of the Deed contains an object that does not exist as an object of Fiduciary. The second objective is to find weaknesses in the administrative system objects online Fiduciary Registration and the ability to do things that did not exist as an object of Fiduciary. Research conducted by the author is a normative juridical research. Normative research is a study based on the research literature that examines the legal systematics. Research on the systematics of law is the identification of legal events that occur based on Regulation Legislation. In this study, if the data in a secondary data obtained from the study of literature and interview sources. The research found that the first responsibility of the Notary Deed of truth in that load objects Fiduciary is an object that never existed, basically limited to the responsibility of the formal correctness (Deed making procedures). There are several provisions in UUJN governing Deed degradation or cancellation deed, this needs to be considered by the Notary, as it is the basis for the injured party to sue for damages to the Notary. Against the material truth (truth data is showcased in the Deed of Fiduciary), Notary has no responsibility, because the Deed of Fiduciary is the explanation results from the parties. Second, there are two (2) factors within the administrative system objects online Fiduciary possible to do the registration of the object that does not exist as an object of Fiduciary. These factors are not yet any provision to upload supplementary documents when registering objects Fiduciary and yet there are provisions regarding the obligation of creditors to check objects and items that will be taking photos in overload with Fiduciary.
Kata Kunci : Notaris, Jaminan Fidusia, Akta Jaminan Fidusia, tanggung jawab Notaris