PERAN PEMERINTAH DALAM PENGEMBANGAN UKM (USAHA KECIL DAN MENENGAH) BERORIENTASI EKSPOR STUDI KASUS: KLASTER KASONGAN DALAM RANTAI NILAI TAMBAH GLOBAL PRODUK GERABAH
IRDAYANTI, Riza Noer Arfani
2010 | Tesis | Ilmu Hubungan InternasionalPenelitian ini menjelaskan mengenai sinergi pemerintah dalam meningkatkan upgrading produk gerabah Kasongan melalui program pengembangan ekonomi lokal. Sinergi pemerintah dapat dilihat dari kebijakan craftmenship melaui diikutsertakannya peran masyarakat dan pihak swasta seperti individu, Perguruan Tinggi, dan Perbankan sebagai usaha bersama mengefektifkan usaha-usaha upgrading dalam merengkuh pasar global. Konsep upgrading merupakan salah satu dari analisa Global Value Chain sebagai sebuah metode yang melihat penambahan nilai dari distribusi produk di pasar global. Upgrading diartikan sebagai strategi atau upaya untuk meningkatkan kualitas suatu produk agar memiliki nilai tambah yang tinggi di dalam negeri. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa sentra industri gerabah Kasongan mampu melakukan 3 proses upgrading yaitu, upgrading desain gerabah yang lebih modern, upgrading sumber daya manusia melalui pengembangan sumber daya manusia dan upgrading pemasaran yaitu melalui pembentukan gallery. Namun dalam pencapaian proses upgrading ini, UKM Kasongan terlihat berjalan sendiri-sendiri tanpa adanya peran yang signifikan dari pemerintah. Hal ini terbukti dari tidak ditemukannya sinergi antara pemerintah, pihak swasta dan masyarakat, terdapat inefisiensi program pengembangan ekonomi lokal dalam proses upgrading kasongan dan belum terselesaikannya permasalahan yang dihadapi oleh banyak pengusaha di kasongan, seperti permodalan, teknologi dan pemasaran yang lebih baik.
This research describes about governments’ synergy in their attempt to boost the upgrading of pottery in Kasongan using local economic development programs. This synergy can be seen from the craftmenship policy in which the public and the private sector such as individuals, universities, and banks are involved as a (joint venture) to enhance the upgrading in the effort of gaining the global market. The upgrading concept is a part of Global Value Chain analysis as a method in examining the added value gained from the product distribution in the global market. Moreover, it also regarded as a strategy or an effort to boost the quality of a product in order to add some higher value locally. The result of this research shows that Kasongan’s pottery industry center is capable in performing three upgrading processes, which are design upgrading, labor upgrading using labor development, and also marketing upgrading by develop some galleries. However, this upgrading process is held only by the entrepreneurs without any significant role of the governments. It is can be seen from the absent of the synergy among the governments, privates, and public. Furthermore, there is inefficiency in the local economy development in the upgrading process in Kasongan, and there also is the unfinished problems faced by the entrepreneurs, such as capitals, technology and marketing issues.
Kata Kunci : Industri Kecil; Analisis Kebijakan