EDUKASI KESEHATAN GIGI DAN MULUT ANAK DENGAN METODE GAME PADA GURU TK
SITI FATIMAH, dr. Widyandana, MHPE, Ph.D.
2017 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar Belakang: Untuk melakukan promosi kesehatan gigi dan mulut dibutuhkan metode yang interaktif agar pesan dapat tersampaikan dengan baik. Guru TK dapat menjadi salah satu agen dalam promosi kesehatan gigi dan mulut pada anak. Penelitian ini menggunakan game Ranking 1 untuk meningkatkan pengetahuan dan motivasi pembelajaran dalam edukasi kesehatan gigi dan mulut anak pada guru TK. Tujuan: Untuk mengetahui perbedaaan edukasi kesehatan gigi dan mulut anak dengan metode game Ranking I dan metode ceramah terhadap motivasi pembelajaran dan perubahan pengetahuan pada guru TK Metode: Metode penelitian yang dilakukan adalah quasi experimental dengan rancangan penelitian kuantitatif nonequivalent control group, pre-test and post-test design. Sebanyak 60 guru TK dibagi menjadi 2 kelompok. Kelompok game (29 guru) diedukasi dengan metode game Ranking 1 sedangkan kelompok ceramah (31 guru) diedukasi dengan metode ceramah. Perubahan pengetahuan sebelum dan setelah edukasi diukur dengan menggunakan pre-test dan post-test, sedangkan motivasi pembelajaran guru TK diukur dengan kuesioner berskala Likert. Hasil: Uji Wilcoxon menunjukkan edukasi dengan metode game Ranking 1 dan ceramah dapat efektif dalam meningkatkan pengetahuan. Namun, berdasarkan hasil unpaired t-test metode dengan ceramah lebih efektif dalam meningkatkan pengetahuan. Uji Mann-Whitney menunjukkan aspek kepercayaan diri dalam motivasi pembelajaran pada metode game lebih efektif dibandingkan dengan metode ceramah, sedangkan aspek perhatian, relevansi dan kepuasan menunjukkan hasil yang tidak signifikan. Kesimpulan: Metode game Ranking 1 kurang efektif dalam meningkatkan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut, namun lebih efektif memberikan kepercayaan diri pada motivasi pembelajaran dibandingkan dengan metode ceramah.
Background: Promoting dental and oral hygiene, interactive method is needed in order to the message delivered properly. Kindergarten teachers could be one of the agents in the oral health promotion in children. This study use Ranking 1 game to improve the kindergarten teachers knowledge of childrens dental and mouth health. Objective: To understand differences of knowledge and learning motivation between education of child oral health with Ranking I game and lecture in kindergarten teachers. Method: The research method was quasi experimental with the design of quantitative research of nonequivalent control group, pre-test and post-test design. A total of 60 kindergarten teachers were divided into two groups. Game group (29 teachers) were educated by Ranking 1 game and lecture group (31 teachers) were educated by lecture. Changes in knowledge before and after education were measured using pre-test and post-test, and learning motivation were measured using quesionaire with Likert scale. Results: The Wilcoxon test showed that education with the Ranking 1 game method and lectures could effectively improved the knowledge, but the unpaired t-test showed that lectures method more effective to improve knowledge. The Mann-Whitney test showed that confidence aspect in learning motivation of game method more effective than lectures method, but aspect of attention, relevance and satisfaction did not has significant difference. Conclusion: The Ranking 1 game method did not effective to increase the knowledge of oral health, but more effective to give confidence in learning motivation than lectures method.
Kata Kunci : edukasi kesehatan gigi, guru TK, game, pengetahuan, motivasi pembelajaran, oral health education, kindergarten teachers, game, knowledge, learning motivation