Evaluasi Penataan Jalur Pejalan Kaki DKI Jakarta
RIZKI FITRI A, Prof. Ir. Bakti Setiawan, M.A.,Ph.D; Ir. Ahmad Sarwadi,M.Eng.,Ph.D
2017 | Tesis | S2 Perencanaan Kota dan DaerahKota Jakarta merupakan Ibu Kota Negara yang banyak menjadi sorotan Negara lain. Salah satu aktifitas yang sering dilakukan oleh masayarakat yang ada di Kota Jakarta saat ini adalah berjalan kaki. Namun dalam kenyataannya, jalur pejalan kaki di Jakarta yang terawat hanya 6%, hal ini dapat dilihat dari 7.000 Km ruas jalan di Jakarta, hanya sekitar 400 Km yang telah dilengkapi oleh jalur pejalan kaki, dimana dari 6% jalur pejalan kaki tersebut hanya 20% jalur pejalan kaki yang benar-benar terawat . Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengevaluasi penataan jalur pejalan kaki yang ada di Kawasan Tanah Abang. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah dengan pendekatan deduktif dengan metode kuantitatif dan kualitatif. Dari hasil analisis berdasarkan faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan program, didapat bahwa program penataan jalur pejalan kaki yang ada di Kawasan Tanah Abang ini belum mencapai keberhasilan, salah satu faktor yang mempengaruhi adalah tidak adanya peran perencana dalam pembuatan program dan konsep dari kegiatan pembangunan, hal ini mengakibatkan tujuan dari program kebijakan belum mencapai hasil yang di inginkan. Sehingga, saran dari penelitian ini adalah perlunya peran dari perencana sangat penting dalam hal pemberian konsep dan ide, karena nantinya desain yang dibuat sudah dapat mengakomodir semua kegiatan yang ada diwilayah penelitian.
The city of Jakarta is the capital of the State which many other countries in the spotlight. The rapid development in the city of Jakarta has made this city the center of all forms of activity in Indonesia. One of the activities that is often done by the people in Jakarta today is walking. But in reality, the pedestrian track in Jakarta is well maintained only 6%, This can be seen from the 7000 km of roads in Jakarta, Only about 400 Km that has been completed by the pedestrian path, Of which 6% of pedestrian paths are only 20% of pedestrian pathways that are really well preserved. The objective to be achieved in this research is to evaluate the arrangement of pedestrian path in Tanah Abang area. The research approach used is deductive approach with quantitative and qualitative methods. From the results of analysis based on the factors that influence the success of the program, it is found that the pedestrian path arrangement program in Tanah Abang area has not yet achieved success, one of the influencing factors is the absence of the role of planners in the development of programs and concepts of development activities, this results in the goal of the policy program has not achieved the desired results. With the result that, the suggestion of this research is the need for the role of planning is very important in terms of the giving of concepts and ideas, because the design will be made already able to accommodate all the activities in the study area.
Kata Kunci : Program Penataan Jalur Pejalan Kaki, Evaluasi, Tanah Abang