Laporkan Masalah

FUNGSI BAHASA DAN IDEOLOGI ARSITEKTUR SEKOLAH PASCASARJANA UGM

FAJAR PRASETYO, Dr. Ch. Budiman. M.Hum.

2017 | Tesis | S2 Kajian Budaya dan Media

Kompleks Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (SPs UGM) merupakan sebuah lingkungan binaan terpadu di wilayah periferal kampus UGM. Di dalam kompleks itu berdiri beberapa karya arsitektural seperti gedung unit I sebagai bangunan induk; tempat peribadatan berupa masjid apung; infrastruktur berupa jembatan lengkung; serta karya instalasi skulptural berupa tugu atom. Perancangan dan pembangunan masing-masing unit ini memiliki tampilan yang tergolong unik apabila dibandingkan dengan berbagai karya arsitektural lain di kampus UGM. Penelitian ini mencoba menganalisis keunikan dari masing-masing unit bangunan yang dapat dilihat pula sebagai sebuah teks dan berfokus untuk menjawab tiga buah pertanyaan penelitian. Pertama, fungsi-fungsi bahasa apa sajakah yang beroperasi dalam karya-karya arsitektur di SPs UGM. Kedua, bagaimana peran fungsi puitik pada karya-karya arsitektur di SPs UGM. Ketiga, bagaimana relasi fungsi-fungsi bahasa dengan idelogi pada karya-karya arsitektur di SPs UGM. Proses pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan, terutama pada setiap unit bangunan hingga detail-detail yang terpampang. Penelitian ini menggunakan pendekatan semiotika Roman Jakobson mengenai fungsi-fungsi bahasa untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut. Berdasarkan analisis atas karya-karya arsitektural di kompleks tersebut, terdapat dua dari lima fungsi bahasa yang berkisar pada fungsi referensial dan metalingual yang berelasi dengan fungsi puitik. Keterhubungannya dengan fungsi puitik tampak dari tataran formal bangunan serta tataran makna yang menjelaskan bahwa metode rancang-bangun di dalam kompleks itu ditujukan agar pesan memiliki susunan yang baik, di samping agar setiap bangunan memiliki komposisi yang lebih variatif. Selain itu, penelusuran signifikasi visual dapat menunjukkan relasinya dengan dimensi ideologis lewat petanda yang muncul dalam proses interpretasi.

This thesis examines what lies within the uniqueness of The Graduate School (SPs UGM) set of buildings as an integrated environment in the peripherals region of Gadjah Mada University. Several architectural works included Unit I as the main building; Masjid Apung as the prayer space; Jembatan Lengkung as the infrastructure; and Tugu Atom as the sculptural installation, are unique compared with others. The uniqueness from each building, which is seen as a text, are observed and analyzed in order to answer three research questions. First, what kind of language functions operated within those architecture works. Second, how the role of the poetic function within those architecture works. Third, how is the relations of language function with the ideology within. Data collection done by observation method, especially on details of each unit. Roman Jakobson's semiotic approach used to answer the questions about the language functions. Based on the analysis of the architectural works, there are two of five language functions that ranges on the referential and metalingual function which is related to the poetical function. The connectedness with the poetic function then appeared from formal and meaning structures that explain the designed method was intend to show a stabilized order even with variable composition. Furthermore, visual signification then showing relations with the ideological dimension through its sign that appears in the process of interpretation.

Kata Kunci : arsitektur, SPs UGM, semiotika, fungsi bahasa, ideologi / architecture, SPs UGM, semiotics, language functions, ideology

  1. S2-2017-371762-abstract.pdf  
  2. S2-2017-371762-bibliography.pdf  
  3. S2-2017-371762-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2017-371762-title.pdf