EVALUASI SISTEM UMPAN BALIK VARIAN PADA IMPLEMENTASI CLINICAL PATHWAY STROKE NON HEMORAGIK DI RS UGM YOGYAKARTA
RIA SARASWATI, Dr. dr. Rizaldy Pinzon, M. Kes., Sp.S.; dr. Arief Budiyanto, Ph.D., Sp.KK(K).
2017 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar Belakang: Stroke memiliki angka kematian dan kecacatan yang tinggi. Salah satu masalah dalam pelayanan stroke adalah banyaknya variasi dalam penanganannya, menyebabkan perlunya standarisasi pelayanan, salah satunya menggunakan clinical pathway (CP). Hal ini sejalan dengan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dalam upaya kendali mutu dan kendali biaya. Pengumpulan dan analisis varian belum banyak dilakukan. Padahal kejadian varian pada CP dapat dipergunakan sebagai parameter untuk meningkatkan mutu pelayanan. Tujuan: Untuk mengetahui keadaan varian, sistem umpan balik kejadian varian dan mengukur pengaruh kejadian varian negatif CP stroke non hemoragik (SNH) terhadap selisih tarif di RS UGM. Metode: Rancangan penelitian ini adalah studi kasus. Data kualitatif diperoleh dari 9 partisipan. Data kuantitatif dari 97 rekam medis April-Desember 2016. Hasil: Berdasarkan aktivitas pelayanan, terdapat 38,5% varian positif dan 12,8% varian negatif yang bisa diterima. Sebanyak 20,8% varian negatif yang tidak bisa diterima, sebagian besar terjadi pada konsultasi rehabilitasi medik dan konsultasi gizi. RS UGM telah melakukan pengumpulan dan analisis data varian, tetapi belum dilakukan klasifikasi terhadap data varian. Formulir CP dikumpulkan untuk dievaluasi oleh tim CP kemudian dilaporkan kepada direksi. Secara statistik ditemukan pengaruh varian negatif terhadap selisih tarif (sig 0,003). Kesimpulan: 1. Berdasarkan aktifitas pelayanan pada CP SNH, kejadian varian terbesar adalah varian positif. 2. Sistem umpan balik varian pada implementasi CP pasien SNH sudah dilaksanakan, namun belum dibuat klasifikasi terhadap data varian. 3. Ada pengaruh kejadian varian negatif CP SNH terhadap selisih tarif di RS UGM.
Background : Stroke has a high mortality and disability. One of the problems in stroke service is the many variations in the handling, causing the need for standardization of service, one of them using clinical pathway (CP). This is in line with the National Health Insurance program in the effort of quality control and cost control. Variation collection and analysis has not been done. Whereas the variant incidence in CP can be used as a parameter to improve the quality of service. Aim : To know the state of variance, the variance feedback system, and measure the effect of negative variant of ischemic stroke CP on the tariff difference at UGM Hospital. Method : The design of this study is a case study. Qualitative data were obtained from 9 participants. The quantitative data from 97 medical records; April-December 2016. Result: Based on service activity, there are 38,5% positive variant and 12,8% justify negative variant. A total of 20,8% of unjustify negative variants, mostly due to medical rehabilitation consultations / physiotherapy and nutrition. UGM Hospital has conducted data collection and analysis of variants, but no classification of variance data has been performed. The CP form collected for evaluation by the CP team then reported to the board of directors. Statistically found the influence of negative variance to the difference of tariff (sig 0,003). Conclusion: 1. Based on service activity on CP, the biggest variant event is positive variant. 2. Variant feedback system on ischemic stroke CP implementation has been implemented, but no classification of variance data has been performed. 3. There is influence of negative variant incident to the difference of tariff in UGM hospital.
Kata Kunci : Clinical pathway, varian, stroke, analysis of varian, Clinical pathway, variant, stroke, analysis of variant