Laporkan Masalah

Islam dan Disabilitas: Peran Kyai dalam Transmisi Nilai-Nilai tentang Anak Autis (Studi Kasus di Pondok Pesantren Autis al-Achsaniyyah, Kudus)

MUHAMMAD SAIFULLAH R, Dr.Suhadi

2017 | Tesis | S2 Agama dan Lintas Budaya

Isu tentang penyandang disabilitas di Indonesia berkaitan dengan pemenuhan hak dan perlindungan hukum dari diskriminasi. Penyandang disabilitas di Indonesia sudah mendapat perlindungan hukum berupa undang-undang khusus tentang penyandang disabilitas, yakni UU No.8 tahun 2016. Akan tetapi, pandangan masyarakat terhadap disabilitas yang beragam itu mengakibatkan bentuk perlakuan yang diterima pun tidaklah sama. Pemilihan Pesantren Autis al-Achsaniyyah sebagai studi kasus ini didasari bahwa pesantren tersebut khusus menerima santri autis. Pimpinan pesantren ini memiliki nilai-nilai yang diyakininya tentang anak autis berdasar atas ajaran agama Islam. Nilai-nilai tersebut membawa dampak pada perlakuan terhadap anak-anak autis, khususnya yang tinggal di pesantren. Penelitian ini dilakukan selama dua bulan dari Februari-Maret 2017 melalui studi kasus di Pondok Pesantren Autis al-Achsaniyyah, Kudus. Di dalam studi kasus ini, pengumpulan data dilakukan melalui empat cara, yakni wawancara, observasi langsung, dokumentasi, dan rekaman arsip. Terdapat tiga pertanyaan utama dalam penelitian ini: (1) Apa sajakah nilai-nilai yang digali oleh kyai tentang anak autis di Ponpes al-Achsaniyyah. (2) Bagaimana peran kyai sebagai figur sentral di pesantren dalam mentransmisikan nilai-nilai tentang anak-anak autis di dalam menyikapi isu-isu disabilitas? (3) Bagaimana para pengelola pesantren (staf, administrasi, guru, dan terapis) menerapkan nilai-nilai tersebut dalam interaksi dengan santri-santri autis di lingkungan Pondok Pesantren al-Achsaniyyah, Kudus? Temuan penelitian menunjukkan bahwa kyai sebagai figur sentral di pesantren memiliki peran yang sangat penting di dalam transmisi nilai-nilai tentang anak autis. Adapun nilai-nilai tentang anak autis yang digali dari ajaran agama Islam oleh pimpinan pesantren antara lain; anak mulia, anak istimewa, anak yang memiliki kelebihan, anak tanpa dosa, santri unik dan antik, serta anak surga. Nilai-nilai tersebut ditransmisikan oleh kyai lewat beberapa kegiatan pondok seperti; pengajian istighosah Ahad Pon, pembekalan staf baru, dan praktik interaksi langsung dengan santri autis. Nilai-nilai tentang anak autis tersebut tercermin dalam interaksi di lingkungan pesantren. Interaksi kyai dan santri autis bersifat cair dan tidak subordinasi. Kyai faham dengan karakteristik santri-santrinya yang unik dan kadangkala tidak menghormatinya. Interaksi antara para staf dengan santri autis bersifat kekeluargaan. Para staf menganggap anak-anak autis sebagai bagian dari keluarga yang membutuhkan bimbingan kemandirian. Adapun interaksi antara kyai dengan staf bersifat subordinasi di mana kyai berperan sebagai pemimpin yang mentransmisikan nilai-nilai tentang anak autis dan para staf sebagai bawahan yang menerima, memahami, dan menerapkan nilai-nilai tersebut. Keberhasilan transmisi tersebut menjadikan nilai-nilai itu hidup dan menjadi ciri khas santri autis di Pesantren Autis al-Achsaniyyah, Kudus.

The issue of persons with disabilities in Indonesia relates to the rights fulfillment and law protection from any discrimination. Persons with disabilities in Indonesia have been protected with legal laws, namely Law No.8 year 2016 on Persons with Disabilities. However, variety of the views on persons with disabilities impact on the various form of treatment in the society. This Islamic Boarding School selected because it was only accepted student with autism. The leader of this Islamic boarding school has the values about autistic children based on Islamic values and he believe it. These values have an impact on the treatment of autistic children, especially those who living in that Islamic boarding school. This research was conducted for two months from February to March 2017 through case study at Autism Islamic Boarding School al-Achsaniyyah, Kudus. In this case study, the data was collected through four ways: interviews, direct observation, documentation, and archival records. There are three main questions in this study: (1) What is the value of autistic student based on kyai knowledge in Autism Islamic Boarding School. (2) How is the role of kyai as central figure in Islamic boarding school in transmitting values about autistic children concerning disability issues? (3) How do Islamic boarding school managers (staff, administrators, teachers, and therapists) apply these values in interaction with the autistic students in the milieu of Autism Islamic Boarding School al-Achsaniyyah, Kudus? The research findings show that kyai as a central figure in that Islamic boarding school has a very important role in transmitting values about children with autism. The values of autistic children obtained by the leader in Islamic boarding school from Islamic teaching as follows; noble children, special children, children with advantages, innocent children, unique and antique student, and children of heaven. These values are transmitted by kyai through some activities such as; istighosah Ahad Pon, briefing new staff, and practice of direct interaction with autism student by kyai. The values of the autistic child are reflected in the interaction within Islamic boarding school environment. The interaction between kyai and autistic students is fluid and not subordinated. Kyai understands the characteristics of his unique student and sometimes they did not respect him as kyai. The interaction between staff and autistic students is familial. The staff considers autistic children as part of their family who needs guidance on self-help. The interaction between kyai and staff is subordinated, kyai acts as leaders who transmit the values of autistic children and staff as subordinates who receive, understand, and apply those values. The success of the transmission makes that values live and became a hallmark of autistic students in Autism Islamic Boarding School al-Achsaniyyah, Kudus.

Kata Kunci : Disabilitas, Pesantren Autis, Kyai, Transmisi Nilai, Interaksi/Disability, Autism Islamic Boarding School, Kyai, Values Transmission, and Interaction.

  1. S2-2017-389549-abstract.pdf  
  2. S2-2017-389549-bibliography.pdf  
  3. S2-2017-389549-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2017-389549-title.pdf