POLA SPASIAL PERSEBARAN PASAR MODERN DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PENATAAN RUANG KAWASAN STRATEGIS EKONOMI KOTA JAMBI
DEBI PITALOKA, Drs. H. B. S Eko Prakoso, M. SP.
2017 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAHRencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Jambi tahun 2013-2033 yang tertuang dalam Peraturan Daerah Kota Jambi No. 09 Tahun 2013 menetapkan rencana pengembangan kawasan strategis pertumbuhan ekonomi Kota Jambi guna mendukung fungsi Kota Jambi sebagai pusat bisnis yang ditandai dengan tingginya nilai PDRB Kota Jambi tahun 2013-2015 dalam sektor perdagangan. Pasar modern merupakan salah satu fasilitas pelayanan yang berperan dalam menyumbang pertumbuhan ekonomi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pola pasar distribusi spasial pasar modern, mengidentifikasi interaksi ruang wilayah dalam perencanaan fasilitas pelayanan pasar modern, dan menganalisis implikasi penataan ruang kawasan strategis ekonomi berdasarkan pola sebaran pasar modern. Penelitian dengan metode kuantitatif ini memanfaatkan data primer dan sekunder dalam pengolahan datanya serta menggunakan pendekatan analisa keruangan dengan penekanan utama analisis penelitian pada sebaran elemen-elemen pembentuk ruang berupa titik sebaran pasar modern, interaksi ruang serta penataan ruang. Pola sebaran pasar modern dianalisis dengan menggunakan metode analisa tetangga terdekat. Interaksi keruangan dalam perencanaan fasilitas pasar modern diukur dengan daya jangkau, daya layan, dan analisis gravitasi. Sedangkan implikasi penataan ruang dianalisis dengan metode deskriptif. Hasil penelitian berupa pola sebaran pasar modern yang mengelompok di Kota Jambi dan pola sebaran yang acak untuk sebaran pasar modern di kawasan strategis. Persebaran pasar modern juga memiliki asosiasi dengan berbagai fasilitas umum lain dilihat dari keterjangkauannya. Namun pemusatan pelayanan mendominasi di kawasan strategis ekonomi Kota Jambi yang ditunjukkan dengan tingginya mobilitas penduduk menuju ke kawasan terutama oleh penduduk di bagian tengah dan selatan kota guna mendapatkan pelayanan. Pola sebaran pasar modern di kawasan yang bersifat acak dan terdapat berbagai fasilitas sosial/ekonomi didalamnya berimplikasi pada besarnya tekanan kegiatan di kawasan sehingga perlu adanya penguraian dengan membangun pusat pertumbuhan baru di bagian lain kota sehingga tercipta pemerataan.
The regional spatial planning (RTRW) of Jambi City years 2013-2033 in Regulation of Jambi City, number 09 by 2013, determined to planning the development of strategic economic area to support Jambi City as a bussiness center. This is based on the highest value of regional revenue in trade sector along years 2013-2015. Modern retail is one of facility services that contributes to regional economic growth. The purpose of this study are to identify spatial distribution pattern of modern retail, to identify interaction space in service facilities planning and to analyze the implication of spatial planning according to spatial pattern of retail modern. This study used quantitative method with primary and secondary data in data processing and used spatial analysis approach to emphasize distribution of modern retail, interaction space, and spatial planning. Spatial distribution pattern of modern retail analyzed by nearest neighbour analysis. Spatial interaction in modern retail planning is measured by affordability, service ability, and gravitation analysis. The implication of spatial planning is analyzed by descriptive method. The result of modern retail pattern is cluster pattern for all modern retail in Jambi City and random pattern for modern retail in strategic economic area. Distribution of modern retail related to others service facilities measured by affordability. However, a concentration of development dominated in strategic economic area with high people mobility especially peoples in middle and south of city to get services. This random pattern of modern retail and other facilities have implication to huge activities in strategic economic area. Therefore, it is better to make a new focal growth in otherside of Jambi City in order to created equitable development.
Kata Kunci : distribusi pasar modern, analisa tetangga terdekat, interaksi ruang, daya jangkau, daya layan, tata ruang. / modern retail, distribution, nearest neighbour analysis, interaction space, affordability, service ability, spatial planning.