Laporkan Masalah

PROBLEM SOLVING PELAKSANAAN PELAPORAN DATA MORBIDITAS PASIEN RAWAT JALAN (RL 4B) DI RSUD MUNTILAN MAGELANG TAHUN 2017

DEVY MARTHA SARI, Susilawati, S.K.M., M.P.H.

2017 | Tugas Akhir | D3 REKAM MEDIS SV

Latar Belakang: Setiap rumah sakit wajib melaksanakan Sistem Informasi Rumah Sakit. Salah satu pelaporan yang wajib dibuat oleh rumah sakit adalah data keadaan morbiditas pasien rawat jalan (RL 4B). Berdasarkan kegiatan studi lapangan diketahui bahwa terdapat hambatan dalam proses pembuatan laporan data morbiditas pasien rawat jalan dan menghasilkan data blank pada hasil pelaporan sehingga menghasilkan laporan yang tidak cukup akurat. Hal ini tidak sejalan dengan salah satu sasaran pengembangan Sitem Informasi Rumah Sakit (SIRS) yaitu terbentuknya sistem informasi yang dapat memberikan dukungan akan informasi yang relevan, akurat, dan tepat waktu. Tujuan: Mengetahui pelaksanaan pembuatan laporan morbiditas pasien rawat jalan (RL 4B) di RSUD Muntilan Magelang. Metode: Jenis penelitian: penelitian deskriptif dengan pendekatan kaulitatif dan rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah fenomenologi. Subjek penelitian: tiga orang petugas rekam medis dan dua perawat klinik. Objek penelitian: sensus harian rawat jalan, register rawat jalan, database register rawat jalan, formulir RL 4B, standar prosedur operasional, dokumen uraian tugas. Teknik pengumpulan data: wawancara, observasi, studi dokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi teknik. Hasil: Pembuatan laporan (RL 4B) di RSUD Muntilan melalui tahapan pembuatan sumber data, pengumpulan sumber data, pengolahan sumber data, penyajian sumber data, dan pengirimin laporan RL 4B kepada Kementerian Kesehatan RI. Hambatan penyebab ketidak-akuratan laporan (RL 4B) di RSUD Muntilan Magelang berdasarkan faktor 5M menggunakan fishbone: a.Materials yaitu kualitas database register rawat tidak cuku baik, b.Methods yaitu kegiatan pengolahan dan penyajian laporan RL 4B dilakukan secara manual tanpa aplikasi, c.Machines terdapat kesalahan dalam pengembangan SIMRS pada proses input diagnosa pasien rawat jalan oleh perawat klinik, d. Men yaitu verifikasi data oleh petugas rekam medis belum berjalan secara maksimal; tidak terdapat koordinasi antar petugas rekam medis terkait kebutuhan data laporan RL 4B. Identifikasi solusi yang diberikan: a. Melakukan koordinasi kebutuhan data antara petugas pelaporan eksternal dan petugas SKM; memberikan tugas dan wewenang berupa kegiatan verifikasi dan evaluasi kelengkapan database register rawat jalan; kegiatan pengodean diagnosa dilakukan oleh perekam medis, b.melakukan pengembangan dan perbaikan pada SIMRS. Kesimpulan: Terdapat hambatan dari faktor materials, methods, men, dan machine sedangkan money tidak terdapat hambatan dan permasalahan.

Background: Every hospital must held Sistem Informasi Rumah Sakit (SIRS). One of the report that should be made is outpatient morbidity report (RL 4B). Based on the observation that was done, there were some obstacles that were founded in the implementation of making outpatient morbidity report and produce blanks of data so it will produce the result of report was not valid enough. It was not appropriate with the aim of Sitem Informasi Rumah Sakit (SIRS) that was establishment of information systems which provide a support of relevant, accurate and precise information. Goals: To identify the stages and the obstacles of the implementation of making outpatient morbidity reports in RSUD Muntilan. Method: Type of research: descriptive study with qualitative approach and the research design is using phenomenology research. Subject of research: three personnel of medical record, two nurses of clinic. Object of research: daily census of outpatient, register of outpatient, database of register outpatient, RL 4B form, operational procedure standard, and job description document. Collecting data technique: interview, observation, documentation study, recording. Result: The process of making outpatient morbidity report starts by making source of data, collecting data, processing the data, and data presentation. Data required in the implementation of making outpatient morbidity report are data of outpatient visits in the clinics. The obstacles that cause inaccuration of RL 4B report in RSUD Muntilan based on 5 factors using fishbone: a. Materials, is processing and presenting RL 4B report was process manually.; c. Machine, there is error in SIMRS development in input diagnose process by nurse; d. Men, data verification by medical record personnel was not maximally done, there is no coordination between medical record personnel about the RL 4 report data needs.Given solution: a. Doing coordination between medical record personnel about RL 4B report needs, giving duty and authority to verify the data by SKM personnel , coding diagnose activity done by medical record personnel, doing development of SIMRS. Conclusion: There was obstacles on the element man, materials, methods, and machine while and money there no obstacles and problems.

Kata Kunci : problem solving, pelaporan rumah sakit, laporan RL 4B

  1. D3-2017-370110-abstract.pdf  
  2. D3-2017-370110-bibliography.pdf  
  3. D3-2017-370110-tableofcontent.pdf  
  4. D3-2017-370110-title.pdf