EVALUASI ANGKUTAN BARANG MELALUI JALUR UDARA (STUDI KASUS: BANDARA INTERNASIONAL ADISUTJIPTO)
DEWI AYU SAPUTRI, Ir. Djoko Murwono, M.Sc.
2017 | Skripsi | S1 TEKNIK SIPILTransportasi barang terus mengalami peningkatan, salah satunya dengan melalui jalur udara. Dengan menggunakan pesawat tentunya menjadi lebih cepat dan efisien dalam melakukan distribusi barang terutama daerah yang jauh yang berbeda pulau. Peningkatan tersebut tentunya harus sebanding dengan pelayanan yang diberikan. Terminal kargo yang merupakan gerbang atau pintu utama dalam transportasi melalui jalur udara, maka untuk meningkatkan pelayanan dalam transportasi barang perlu dilakukan survei dan evaluasi terhadap sistem, sarana dan prasarana terminal kargo serta pola pergerakan angkutan barang dari pengirim hingga sampai ke penerima barang. Dalam penelitian ini dilakukan survei dan evaluasi transportasi barang di terminal kargo Bandara Internasional Adisutjipto. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran kepada pihak Bandara dan Angkasa Pura Logistik dalam mengoptimalkan pelayanan angkutan barang atau kargo. Pada penelitian ini, dilakukan survei dan wawancara. Lalu dilakukan evaluasi berdasarkan data yang diperoleh di Bandara Adisutjipto. Evaluasi dilakukan dengan menganalisis dwelling time serta jam puncak penumpukan barang, analisis fasilitas parkir kendaraan, serta analisis luas terminal kargo berdasarkan SKEP/347/XII/1999 dan SNI 03-7047-2004. Hasil survei selama 3 hari diperoleh informasi bahwa persentase jenis barang yang dilayani yaitu 96% General cargo dan 4% Special cargo. Pada hasil analisis, diperoleh nilai dwelling time untuk barang incoming 5 jam dan barang outgoing ½ jam, jam puncak untuk barang incoming pada pukul 06.00-09.00 WIB dan barang outgoing pada pukul 18.00-21.00 WIB. Pada analisis parkir, diperoleh nilai SRP mobil yaitu 5,15 m x 2,4 m x 1,7 m dan indeks parkir maksimum untuk mobil 67%, yang artinya kondisi eksisting parkir masih mencukupi. Lalu pada analisis terminal kargo, khususnya gudang terminal kargo dibutuhkan lahan tambahan sebesar 1897 m2.
Transportation of goods continues to increase, one of them through the air. By using the plane would be faster and more efficient in the distribution of goods, especially the area that is far and different island. Such improvements would be proportional to the services provided. Cargo terminal which is the main gate or door in transport by air, to improve services in the transport of goods needs to do a survei and evaluation of systems, facilities and infrastructure of cargo terminal and movement patterns of the freight transport from the sender up to the consignee. In this research, survey and evaluation of transportation of goods were done in the cargo terminal Adisucipto International Airport. This study is expected to give an overview to the Angkasa Pura Airports and Logistics in optimizing freight services or cargo. In this research was done by survey and interviews. Then, do evaluated based on data obtained at Adisucipto Airport. The evaluation was done by analyzing the value of dwelling time and peak hour, analysis of vehicle parking facilities, and analysis of the cargo terminal area based on SKEP/347/XII/1999 and SNI 03-7047-2004. The survey results for 3 days obtained information that the percentage of goods was 96% General cargo and 4% Special cargo. In the analysis results, the value of dwelling time for goods of incoming is 5 hours and goods of outgoing is ½ hours, peak hours for goods of incoming at 06:00 to 09:00 WIB and goods of outgoing at 18:00 to 21:00 WIB. In the analysis of parking, the value of SRP (Unit of parking space) for car is 5.15 mx 2.4 mx 1.7 m and the index of the maximum parking for car is 67%, which means that the existing condition of parking is still sufficient. Then, analysis of the cargo terminal, cargo terminal warehouse needed additional land at 1897 m2.
Kata Kunci : payload, kargo, dwelling time, SRP, gudang terminal kargo