SASTRA DWIBAHASA KHMER-ENGLISH:PRAKTIK DAN STRATEGI DALAM KONTESTASI ARENA SASTRA KAMBOJA
FRANSISKUS TRI W. S., Dr. Wisma Nugraha Ch. R., M.Hum
2017 | Tesis | S2 Ilmu SastraDinamika perkembangan bidang sastra di Kamboja merupakan rangkaian sejarah yang panjang. Proses perkembangannya melalui masa-masa sulit dan tahapan yang tidak mudah dalam menjaga eksistensinya. Terdapat banyak pemegang kepentingan yang terlibat dalam proses pembentukan kembali sastra di Kamboja. Proses ini melibatkan negosiasi dalam interaksi antara agen-agen dalam arenanya. Bagaimana agen yang muncul dengan latar habitus dan kekuatan komposisi modal yang berbeda bersaing dan menerapkan strategi untuk mengakumulasi modal dan memiliki kesempatan untuk berdisposisi dalam arena produksi kultural sastra. Konsep Bourdieu tentang struktur arena, skema habitus, modal dan konversinya, serta tentang strategi akan digunakan untuk menjelaskan fenomena dalam proses perkembangan sastra di Kamboja. Metode etnografi virtual dan observasi partisipatif diterapkan bersama studi literatur untuk menjawab masalah yang dirumuskan tentang struktur arena sastra, disposisi agen, strategi, dan rekonvensi modal dibalik kemunculan sastra dwibahasa Khmer-English. Pengambilan jarak oleh pemerintah dalam struktur kekuasaan membuat bidang sastra menjadi lebih mudah diintervensi kekuatan dari luar, ada keleluasaan dalam pembentukan aturan dalam arena sastra. Agen-agen menstrukturkan arena sastra, untuk menghasilkan peluang mendapatkan kesempatan akumulasi modal. Perkembangan sastra modern kontemporer di Kamboja dicapai melalui kedinamisan kompetisi antar agen di dalam arena sastra dengan relasi-relasi yang terbentuk untuk mendapatkan kekuasaan dan legitimasi. Sastra dwibahasa Khmer-English adalah salah satu titik penting perkembangan sastra yang merupakan strategi dan praktik dalam menghadapi keterbukaan arena produksi kultural secara global.
Dynamic development of literary field in Cambodia is a long history. It has been through hard times and though process to build its existence back. There are many stakeholders involve in the process of re-shaping the literature on the shelf; which involves negotiations during the processes of interaction among agents within the fields. How different agents; especially emerging writers, with different habitus and symbolic capitals struggle and compete, applying certain strategy of doings according to rules of conduct in the specific field; literature, aiming to accumulate more symbolic capitals and to have disposition in the social space. Bourdieu�s sociological concepts about structure of field, scheme of habitus, arena, symbolic capitals and its conversion, and strategy will be used to explain the phenomena in dynamic process of development of literature in Cambodia. Participant observation and virtual ethnography along with literary studies are applied to figure out the data in order to answer the formulated problems about structure of the literary field, disposition of agents, and reconversion of capitals behind the coming of bilingual Khmer-English literature. Distancing of government in the structure of power from literary field, make it easier for outer forces to interfere and to reshape the rules within the literary field. Agents form the structure to acquire chances of accumulating capitals. The development of literary field is achieved through dynamic competition among agents within the arena by the relations formed to gain power legitimacy. Bilingual Khmer-English literature is an important junction of literature development as it is a strategy and practice in facing the open field of cultural production globally.
Kata Kunci : arena sastra, konversi modal, strategi, reproduksi, Bourdieu