PENERAPAN ASAS KESEIMBANGAN SEBAGAI PELAKSANAAN PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PARA PIHAK DALAM PERJANJIAN SEWA GEDUNG GRHA SABHA PRAMANA
SANG AGNI BAGASKORO, Taufiq El Rahman S.H., M.Hum.
2017 | Skripsi | S1 ILMU HUKUMPenelitian hukum ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis perlindungan hukum bagi para pihak dalam perjanjian sewa menyewa gedung Grha Sabha Pramana yang ditinjau dari doktrin asas keseimbangan dan Undang-Undang Perlindungan Konsumen, serta menganalisis upaya penyelesaian yang ditempuh terhadap penyimpangan yang terjadi selama pelaksanaan perjanjian. Penelitian hukum ini bersifat normatif-empiris, yang menggabungkan metode penelitian normatif dan metode penelitian empiris. Jenis data dalam penelitian ini berupa data primer dan data sekunder yang diperoleh dari penelitian lapangan dan penelitian kepustakaan. Teknik pengumpulan data yang dipakai adalah penelusuran berbagai dokumen beserta bahan-bahan pustaka untuk penelitian kepustakaan dan melakukan wawancara secara langsung terhadap responden untuk penelitian lapangan. Analisis data yang digunakan adalah metode kualitatif yang menghasilkan uraian bersifat deskriptif kualitaif. Berdasarkan hasil penelitian, dapat ditarik 2 (dua) kesimpulan. Pertama, tidak terdapat pertukaran hak dan kewajiban yang seimbang dalam perjanjian sewa menyewa gedung Grha Sabha Pramana (GSP) antara pengelola GSP dan konsumen sehingga asas keseimbangan belum diterapkan secara optimal. Kedua, upaya penyelesaian yang dilakukan para pihak terhadap penyimpangan yang terjadi selama pelaksanaan perjanjian dilakukan secara damai melalui musyawarah mufakat oleh kedua belah pihak tanpa melalui pengadilan maupun badan penyelesaian sengketa konsumen. Beberapa cara penyelesaian yang dapat ditempuh para pihak yang mencerminkan asas keseimbangan, antara lain; negosiasi ulang, penyesuaian, pemberian ganti rugi, pembatalan ataupun pengakhiran.
This legal research is aimed to identify and analyse the legal protection provided for the parties in rent agreement of Grha Sabha Pramana assessed from the doctrine of balance principle as well as the Consumer Protection Act, and to further analyse the settlement efforts taken in regards to disputes arising from the deviations of the performance of the agreement. This legal reserach is a normative-empirical research that uses and combines both normative and empirical research method. The data used in this research consists of primary and secondary data obtained from library and field research. The data collection technique applied are examination of various library documents and materials for library research and direct inquiry or interview to the respondents for the field research. The method of data analysis adopted is qualitative data analysis which produces qualitative descriptive analysis. There are 2 (two) conclusions that can be drawn from the result of this research. First, the exchange of rights and obligations in rent agreement of Grha Sabha Pramana (GSP) between GSP managers and consumers is unequal or imbalance and as a consequence the principle of balance is not optimally implemented. Second, peaceful dispute settlements are taken by the parties in regards to the deviations of performance of the agreement through deliberation by both sides without court settlement or the involvement of consumer dispute settlement body. Several methods of settlement reflecting the principle of balance that can be taken by the parties, among others, are; renegotiation, adjustments, compensation, cancellation or termination.
Kata Kunci : Asas Keseimbangan, Perlindungan Hukum, Perjanjian sewa menyewa