Laporkan Masalah

Website Sebagai Media Komunikasi Pendidikan (Studi Kasus Pengelolaan Laman JogjaBelajar.org oleh Balai Teknologi Komunikasi Pendidikan DI. Yogyakarta Tahun 2016)

AGATHA IDRIANI P., Dr. Widodo Agus Setianto, M.Si

2017 | Tesis | S2 Ilmu Komunikasi

Dewasa ini perkembangan media komunikasi menjadi bidang penting yang ditingkatkan oleh pemerintah. Salah satunya pada sektor pendidikan, khususnya dalam hal pengajaran. Selain itu, perkembangan sistem pemerintahan menuju era modernisasi juga mendukung perubahan terhadap sistem sehingga saat ini menjadi berbasis teknologi atau e-government. Adaptasi sistem ini juga dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dengan mencanangkan visi menjadi Jogja Cyber Province. Dalam mencapai visi tersebut, pemerintah telah meluncurkan beberapa program unggulan dan salah satunya adalah Program Jogja Belajar. Program Jogja Belajar merupakan program layanan masyarakat berbentuk laman website yang bergerak dalam bidang pendidikan. Program ini dibagi dalam 5 (lima) bentuk layanan yaitu JB Media, JB Tube, JB Radio, JB Budaya, JB Class, dan program ini dikelola oleh Balai Teknologi Komunikasi Pendidikan Yogyakarta. Program ini dapat dikatakan program yang menarik karena merupakan program e-learning pertama di Indonesia dan merupakan program pendidikan yang menggunakan bantuan dana istimewa dari Pemerintah Jepang. Permasalahan yang diteliti disini berkaitan dengan pengelolaan laman website Jogja Belajar melalui manajemen komunikasi back office. Hal ini dilatarbelakangi bahwa pada kenyataanya dari lima bentuk layanan yang ada, hanya beberapa saja yang memiliki data terbaru. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, studi dokumentasi dan observasi. Tujuan dari penelitian ini sendiri yaitu mengetahui dan mendeskripsikan pengelolaan website Jogja Belajar sebagai media komunikasi pendidikan bagi masyarakat Provinsi DI. Yogyakarta pada tahun 2016 oleh Balai Teknologi Komunikasi Pendidikan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam mengelola lima bentuk layanan pada laman website Jogja Belajar terdapat beberapa proses. Selain itu, bila dilihat dari manajemen komunikasi back office sudah dilaksanakan dengan cukup baik, hanya diperlukan beberapa hal untuk lebih dikembangkan. Selanjutnya pemilihan media website sebagai salah satu media inovasi dalam bidnag pendidikan sudahlah sangat tepat. Hal ini mengingat usia belajar merupakan generasi muda yang sedang bertumbuh dan sangat dekat dengan perkembangan teknologi, perlu adanya media panduan untuk meminimalisir hal – hal negative.

The development of communication media becomes an important field that is enhanced by the government. One of them is in the education sector, especially in terms of teaching. In addition, the development of government systems becomes the era of modernization also supports changes to the system so that it becomes technology-based or e-government. Adaptation of this system is also done by the Provincial Government of Yogyakarta by proclaiming the vision to be Jogja Cyber Province. In achieving this vision, the government has launched several excellent programs and one of them is the Jogja Learning Program. Jogja Learning Program is a community service program in the form of website pages that is engaged in education. The program is divided into 5 (five) forms of services: JB Media, JB Tube, JB Radio, JB Budaya, JB Class, and the program is managed by Balai Teknologi Komunikasi Pendidikan Yogyakarta. This program can be said to be an interesting program because it is the first e-learning program in Indonesia and is an educational program that uses special funding assistance from the Government of Japan. The problem studied here are related to the management of Jogja Belajar website through back office communication management. This is motivated that in fact of the five forms of services available, only a few who have the latest data. This research uses descriptive qualitative research method. The techniques data collection in this research through in-depth interviews, documentation and observation studies. The purpose of this study itself is to know and describe the management of Jogja Belajar website as an educational communication media for the people of Yogyakarta in 2016 by Balai Teknologi Komunikasi Pendidikan Yogyakarta. The results of this study show that in managing the five forms of service on the Jogja Belajar website there are several processes. In addition, when viewed from the back office communication management has been implemented well enough, only needed a few things to further developed. Further, the selection of website media as one of the innovation media in education sector has been very precise. This is considering the age of learning is a growing young generation and very close to the development of technology, need a media guide to minimize the negative things.

Kata Kunci : E-government, media komunikasi, pendidikan, manajemen back office

  1. S2-2017-388817-abstract.pdf  
  2. S2-2017-388817-bibliography.pdf  
  3. S2-2017-388817-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2017-388817-title.pdf