Laporkan Masalah

MASYARAKAT ADAT DALAM FILM DOKUMENTER Analisis Isi Kualitatif Konstruksi Masyarakat Adat Samin dalam Film Samin VS Semen dan Film Sikep Samin Semen

TIYASSARI BASARA, Dr. Phil. Hermin Indah Wahyuni SIP., M.Si.

2017 | Skripsi | S1 ILMU KOMUNIKASI

Film dokumenter menempatkan realita dan aktualitas pada level yang paling tinggi. Oleh karena itu, ia memiliki peran penting dalam memberi pengaruh kepada masyarakat. Film Samin VS Semen dan Film Sikep Samin Semen merupakan film yang mengangkat kasus pendirian pabrik semen di Pati, Jawa Tengah dari perspektif masyarakat Samin. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana konstruksi sikap masyarakat adat Samin dalam kasus pendirian pabrik semen di Pati, Jawa Tengah melalui metode analisis isi kualitatif film. Teori yang digunakan pada penelitian ini adalah teori konstruksi media, teori film dokumenter, konsep masyarakat adat, dan konsep konflik pembangunan pabrik semen di Pati, Jawa Tengah. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pertama, masyarakat adat masih menjadi bahan menarik yang diangkat oleh film dokumenter Indonesia. Kedua, masing-masing film mengkonstruksi realitas dengan memanfaatkan komponen strategi pengemasan pesan (framing strategies). Ketiga, film dokumenter dianggap sebagai media paling efektif untuk menyampaikan pesan karena mengandung aktualitas dan faktualitas disertai audio-visual. Keempat, meski kedua film sesuai dengan karakteristik media massa pada umumnya, tetapi hal tersebut bertentangan dengan karakteristik film dokumenter itu sendiri. Dokumenter seharusnya menampilkan hal yang benar-benar terjadi, orang-orangnya tidak sedang memainkan suatu peran, dan berkisah tentang apa yang terjadi di dunia nyata. Terakhir, Film Samin VS Semen dan Sikep Samin Semen menampilkan corak dari film dokumenter Indonesia kontemporer yang banyak menampilkan tema-tema yang berkaitan dengan kondisi Indonesia saat ini.

The documentary film puts reality and actuality at the highest level. Therefore, it has an important role in giving effect to the public. Samin VS Semen and Sikep Samin Semen are the films that raised the case of the establishment of a cement factory in Pati, Central Java, from a societal perspective of Samin. This study aims to see how the construction of Samin indigenous peoples attitudes in the case of the establishment of a cement factory in Pati, Central Java through qualitative content analysis. The theory used in this research is media construction theory, documentary film theory, the concept of indigenous peoples, and the concept of conflict cement plant in Pati, Central Java. The result of this study show that first, indigenous peoples still being an interesting material to be raised by the Indonesian documentary. Second, the two films construct reality by utilizing messaging component packaging strategies (framing strategies). Third, the documentary is considered as the most effective medium to deliver the message because it contains the actuality and factuality with audio-visual equipment. Fourth, although both films in accordance with the characteristics of the mass media in general, but it is contrary to the characteristics of the documentary itself. The documentary was supposed to show you what really happened, the actors do not currently play a role, and the story is about what happens in the real world. Lastly, Samin VS Semen and Samin Sikep Semen featuring shades of contemporary Indonesian documentary film which is showing a lot of themes related to Indonesia's current condition.

Kata Kunci : Analisis Isi, Kualitatif, Konstruksi Media, Dokumenter, Masyarakat Adat.

  1. S1-2017-328830-abstract.pdf  
  2. S1-2017-328830-bibliography.pdf  
  3. S1-2017-328830-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2017-328830-title.pdf