Laporkan Masalah

Evaluasi Perancangan Kota Bandung sebagai Kota Kreatif

ALFIANDY AHMAD YUNUS, Prof. Ir. Achmad Djunaedi, MUP., Ph.D.

2017 | Skripsi | S1 PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA

Kota layaknya organisme hidup, Ia berkembang dan bisa mati. Perkembangan kota ini tidak lepas dari peran perencana dan pemerintah. Bentuk perkembangan suatu kota dapat dilakukan melalui perancangan kota. Perancangan kota sendiri dapat mendukung konsep kota kreatif. Hal ini yang telah dilakukan Pemerintah Kota Bandung dalam mewujudkan "Bandung Kota Kreatif" di bawah kepemimpinan Ridwan Kamil. Akan tetapi, apa yang dirasakan masyarakat sering tidak sesuai dengan apa yang telah direncanakan oleh pemerintah. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini memiliki tujuan untuk (1) mengindentifikasi impelemtasi rancang kota dalam kota kreatif, (2) mengindentifikasi persepsi masyarakat terhadap implementasi rancang kota dalam kota kreatif, dan (3) memberikan rekomendasi perancangan kota kreatif berdasarkan implementasi yang telah dilakukan dan persepsi masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode deduktif dengan pendekatan campuran. Data pada penelitian ini didapatkan dari hasil wawancara, kuesioner, dan observasi lapangan. Analisis yang dilakukan berupa statistik deskriptif dan analisis deskriptif. Pemilihan Kota Bandung sebagai obyek penelitian berdasarkan status Kota Bandung sebagai kota kreatif menurut UNESCO, penerapan rancang kota, dan latar belakang walikota yang seorang arsitek dan urban designer. Hasil dari penelitian ini terbagi menjadi 4 hal yaitu: (1) Peran pemerintahan dan walikota dalam implementasi rancang kota di Kota Bandung sangat penting. (2) Dalam implementasinya, rancang kota terutama ruang publik berkaitan dengan usaha pemerintah dalam meningkatkan indeks kebahagiaan. (3) Akan tetapi, dalam implementasinya terdapat perbedaan sudut pandang antara masyarakat sebagai pengguna dan pemerintah sebagai pelaksana. Rekomendasi yang diberikan berdasarkan implementasi dan persepsi adalah fokus rancang kota untuk ekonomi dan lingkungan, ruang publik untuk kegiatan malam hari, dan perancangan sisi kampung kota sebagai citra kota kreatif yang inklusif.

A city is like a living organism, it develops and could possibly die. The development of the city cannot be separated from planner's and government's role. City development form can be done through urban design. Urban design is able to support the creative city concept. Under the leadership of Mayor Ridwan Kamil, Bandung city government currently put huge efforts to make "Bandung Kota Kreatif" comes true. However, it happens often that what community feels, doesn't match the government plan. Based on the elaborated facts, this research aims to (1) identify the urban design implementation in Creative City, (2) identify community perception regarding urban design implementation in Creative City, and (3) give recommendation about urban design in Creative City based on its implementation and community perception. This research uses deductive method with mixed approach. The data in this research is collected from interviews, questionnaires, and field observations. The analysis in this research is descriptive statistics and descriptive analysis. Bandung is selected as research object based on its status as Creative City according to UNESCO, urban design application, and The Mayor's background as an architect and urban designer. The result of this study is divided into 4 points: (1) Government and Mayor's role in urban design implementation in Bandung City is very important. (2) In its implementation, urban design, especially public space are related to the government's effort in increasing happiness index. (3) However, in the implementation, there is a difference of viewpoint between the community as the user and the government as the executor. (4) Recommendations based on implementation and perception are urban design should focus on economy and environment, the public spaces for night activities, and design of urban kampong area to create inclusive creative city image.

Kata Kunci : Rancang Kota, Kota Kreatif, Persepsi Masyarakat, Kota Bandung

  1. S1-2017-350079-abstract.pdf  
  2. S1-2017-350079-bibliography.pdf  
  3. S1-2017-350079-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2017-350079-title.pdf