POLA PENYEBARAN DAN DAMPAK MINIMARKET WARALABA TERHADAP TOKO TRADISIONAL DI KABUPATEN SLEMAN
NOVIAMI TRISNIARTI, I Wayan Nuka Lantara, M.Si., Ph.D
2017 | Tesis | S2 Ekonomika PembangunanMenjamurnya toko-toko modern di Kabupaten Sleman sudah sulit untuk dicegah khususnya toko modern yang berbentuk minimarket waralaba. Kemunculan minimarket tersebut secara keseluruhan memberikan dampak yang positif bagi masyarakat, namun demikian dampak negatif yang timbul juga tidak dapat terelakkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui distribusidan pola spasial minimarket yang terbentuk di Kabupaten Sleman dan melihat dampak yang muncul dari aspek ekonomi bagi para pedagang pasar dan/atau toko tradisional.Hasil penelitian menunjukkan distribusi minimarket di Kabupaten Sleman cenderung berada di tengah-tengah kota yaitu di Kecamatan Depok dan tidak terdapat autokorelasi spasial atau tidak ada keterkaitan antarwilayah dalam penyebaran minimarket waralaba di Kabupaten Sleman. Kehadiran pusat perbelanjaan dan toko modern khususnya minimarket waralaba bagi pasar dan toko tradisional memberikan efek yang cukup signifikan bagi mereka.Pendapatan pedagang berkurang sekitar 30-50 persen dan para pedagang tradisional kerap mengeluhkan tidak adanya aturan jarak yang ditetapkan pemerintah untuk minimarket waralaba dengan pedagang toko tradisional.
The increasing number of modern shops in KabupatenSleman has been difficult to prevent, especially the modern store in the form of minimarket franchises. The appearance of the minimarket as a whole has a positive impact on society, but the negative impacts are also inevitable. This research aims to find out the distribution and spatial pattern of minimarket formed in Sleman Regency and to determine the impact that emerged from the economic aspect for the traditional traders and or traditional market. The results indicate that the minimarket distribution in KabupatenSleman tend to be in the middle of the city that is in KecamatanDepok and there is no spatial autocorrelation or no inter-regional linkages in the minimarket franchise distribution in KabupatenSleman. The presence of shopping centers and modern markets, especially minimarket franchises provide a significant effect for them that is 30-50 percent decreasing in income. Furthermore, traditional traders often complain about the absence of the regulation on distance determination by the government from franchised minimarket with traditional traders.
Kata Kunci : Penyebaran, Autokorelasi Spasial, Minimarket Waralaba, Dampak/Spatial distribution, Spatial Autocorrelation, Minimarket Franchise, Impact.