PENAMAAN DRESS PADA BUKALAPAK.COM
OKTAVIA MEIVIRINA JUNAEDI, Dr. Pujiharto, M.Hum.
2017 | Skripsi | S1 SASTRA INDONESIAPenelitian berjudul Penamaan Dress Pada Bukalapak.com bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk satuan kebahasaan, dasar penamaan, dan faktor-faktor penyebab munculnya perbedaan penamaan. Penelitian ini dilakukan dengan tiga tahap, yaitu tahap penyediaan data, analisis data, dan penyajian hasil analisis data. Metode yang digunakan pada tahap pengumpulan data adalah metode simak dengan teknik catat. Pada tahap ini ditemukan 114 data penamaan dress. Untuk menganalisis data digunakan metode agih dengan teknik bagi unsur langsung. Klasifikasi data dilakukan sebelumnya untuk memudahkan proses analisis. Pada tahap penyajian hasil analisis data digunakan meted formal dan informal. Penyajian data dengan metode formal menggunakan tabel, bagan, lambang, dan gambar, sedangkan penyajian data dengan metode informal menggunakan kata-kata untuk mendeskripsikan data. Hasil penelitian ini diantaranya: (1) pada aspek bentuk satuan kebahasaan, ditemukan (a) bentuk kata dan frasa; (b) kode bahasa yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan campuran bahasa Indonesia dan Inggris; (2) sementara itu, pada aspek dasar penamaan ditemukan (a) struktur penamaan dress tersusun dari 16 unsur pembentuk nama; (b) dilihat dari jumlah unsur pada setiap struktur penamaan ditemukan 75 pola penamaan dengan bentuk tunggal yang terdiri atas 1 unsur dan bentuk kombinasi yang terdiri atas gabungan dua unsur atau lebih. Dari hasil analisis pola penamaan tersebut ditemukan pola yang paling sering digunakan dalam penamaan dress pada Bukalapak.com, yaitu pola 1-2. Pola tersebut tersusun dari unsur jenis dress + unsur nama; (c) dasar penamaan dalam penelitian ini didasarkan pada unsur-unsur pembentuk nama yang tersusun dalam tiap penamaan. Unsur yang paling banyak digunakan sebagai dasar penamaan adalah unsur nama dengan persentase sebesar 40,35%. Sementara itu, unsur yang jarang digunakan sebagai dasar penamaan, yaitu unsur warna, seri produk, ukuran aksesoris pelengkap, dan kondisi produk. Persentase pemakaian unsur-unsur tersebut sama, yaitu sebesar 0,88%; (3) pada aspek faktor penyebab munculnya perbedaan penamaan ditemukan ada tiga golongan penyebab perbedaan tersebut, yaitu faktor keragaman produk, keragaman pedagang, dan penggunaan bahasa.
This research entitled "Dress Naming on Bukalapak.com" aims to describe language unit forms, basic naming, and causal factors of naming diversity. This study was done by three steps, including data collection, data analysis, and presentation of the result. The method used in data collection is observation with note-taking technique. In this step was found 114 dress naming. Agih (distributional) method was used to analyze the data with segmenting immediate constituents technique. Classifying data was done before to ease data analysis process. In data analysis result presentation was used formal and informal method. Formal data presentation used tables, charts, symbols and pictures, while informal data presentation used description. The result of this research were: (1) In language unit forms aspect has found (a) word and phrase forms; (b) language code used in this research are Indonesian, English, and mixed Indonesian and English; (2) meanwhile, in basic naming aspect has found (a) dress naming structure, involving 16 components of naming forms; (b) Seen by component nominal in each naming structure, found 75 singular naming patterns, including 1 component and combination form which involved two or more components combination. From the result of naming pattern analysis has found a frequent patterns used in this research, there were pattern 1-2. That pattern was composed by dress type + naming component; (c) basic naming in this research based on naming form components which are composed in each naming. The most frequent component used as basic naming was naming component with percentage was 40,35%. Meanwhile, the less frequent component used as basic naming was color element, product series, accessories size, complement, and product condition. The usage percentage was equal, which was 0,88%; (3) In causal factors of naming diversity, found three categories of causal diversity, they were product varieties, merchant varieties and language usage.
Kata Kunci : dress, penamaan, dasar penamaan, semantik, pedagang