Laporkan Masalah

MANAJEMEN LABA DAN RELEVANSI NILAI PERUSAHAAN SETELAH KONVERGENSI IFRS (Studi Empiris pada Perusahaan Non-Keuangan Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia)

ILHAM ILLAHI, Zuni Barokah, M.Com, Ph.D.

2017 | Tesis | S2 Sains Akuntansi

Penelitian ini menguji pengaruh dua bentuk manajemen laba, yaitu manajemen laba akrual dan manajemen laba riil terhadap relevansi nilai. Penelitian ini diperluas dengan menambahkan variabel kepemilikan keluarga sebagai pemoderasi hubungan antara manajemen laba dan relevansi nilai. Hal ini berpedoman kepada dua teori yang dikemukakan Wang (2006) yaitu entrenchment effect and alignment effect. Sampel pada penelitian ini ialah perusahaan non-keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia mulai dari tahun 2012 s.d 2015. Pengujian hipotesis menggunakan regresi linier berganda. Hasil pengujian menunjukkan bahwa manajemen laba akrual tidak berpengaruh negatif terhadap relevansi nilai. Manajemen laba riil berpengaruh negatif terhadap relevansi nilai atas informasi akuntansi perusahaan. Kepemilikan keluarga tidak terbukti memperlemah hubungan antara manajemen laba akrual dengan relevansi nilai. Selain itu, kepemilikan keluarga juga tidak terbukti memperkuat hubungan antara manajemen laba riil dengan relevansi nilai. Namun, kepemilikan keluarga dalam perusahaan terbukti dapat memperlemah hubungan antara manajemen laba riil dengan relevansi nilai atas informasi akuntansi yang dipublikasikan perusahaan.

The purpose of this study is to examine the impact of earnings management that consists of accrual earnings management and real earnings management on the value relevance. This study was expanded by adding the family ownership as a moderating variable of the relationship between earnings management and value relevance. Use of family ownership based off two theories introduced by Wang (2006), namely the entrenchment effect and alignment effect. Using a sample of non-financial companies that listed on the Indonesia Stock Exchange starting from 2012 until 2015. Hypothesis testing is conducted using multiple linear regression. The results show that accrual earnings management has not negatively affect of the value relevance, but the real earnings management negatively affect of the value relevance. The moderating variables show that family ownership has not proven to weaken the relationship between the accrual earnings management and value relevance. Futhermore, family ownership has not proven to weaken the relationship between the real earnings management and value relevance. However, the family ownership in the company has proven to weaken the relationship between real earnings management and value relevance of accounting information published on the company.

Kata Kunci : Kata Kunci: manajemen laba akrual, manajemen laba riil, kepemilikan keluarga dan relevansi nilai.

  1. S2-2017-371641-abstract.pdf  
  2. S2-2017-371641-bibliography.pdf  
  3. S2-2017-371641-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2017-371641-title.pdf