Laporkan Masalah

VALUASI EKONOMI OBJEK WISATA DAN MANAJEMEN ASET BERBASIS DESA ADAT (Studi pada Pantai Pandawa)

OCTAVERRA BGS OKA S, Prof. Lincolin Arsyad, Ph.D

2017 | Tesis | S2 Ekonomika Pembangunan

Desa Adat Kutuh yang terletak di wilayah selatan Provinsi Bali mempunyai beberapa aset. Aset desa adat tersebut meliputi karang ayahan desa, pelaba pura, dan tanah puponan desa. Optimalisasi aset perlu dilakukan sehingga tiga tujuan utama dapat tercapai. Tiga tujuan tersebut yakni meningkatkan pendapatan desa adat, perekonomian masyarakat adat, dan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Untuk memastikan pembangunan secara berkelanjutan, maka pemanfaatan sumber daya alam sebagai aset tetap memperhatikan aspek lingkungan. Oleh karena itu, pendekatan ekonomi dan lingkungan (valuasi ekonomi) harus dipergunakan dalam pengambilan keputusan. Tujuan penelitian ini yakni (1) menghitung nilai ekonomi Kawasan Pesisir Pandawa dan (2) mengkaji pengelolaan aset yang dilakukan oleh Desa Adat Kutuh. Metode yang dipergunakan yakni Travel Cost Metods (TCM) dan Contingent Valuation Method (CVM). Bhaga Usaha Manunggal Desa Adat merupakan badan atau institusi pengelola aset Desa Adat Kutuh. Pengelolaan aset yang dilakukan oleh institusi tersebut difokuskan untuk melayani urusan adat yakni kegiatan ritual keagamaan, bantuan sosial, kesehatan, pembangunan sumber daya manusia, dan beasiswa sekolah bagi masyarakat adat. Perhitungan nilai ekonomi menunjukkan nilai Pantai Pandawa sebesar Rp751.935.743.664,00 per tahun (metode TCM) dan Rp25.703.577.651,00 per tahun (metode CVM).

Desa Adat Kutuh which located in southern part of Bali Island owning several important assets. Those Desa Adat's assets are Karang Ayahan Desa, Pelaba Pura, and Tanah Puponan Desa. Asset optimalization are necessary to be done, so three goals could be reach at once. Those three goals are to increase Desa Adat's revenue, indegenous communities economy aid, and to ensure the sustainability of locally generated revenue (PAD). To ensure sustainable development, there should be an environmental awareness when utilize natural resources as an asset. Therefore, economic and environmental approach (economic valuation) should be use as integral part of decision making. This research aims are (1) to calculate the Pandawa Coastal Areas economic value and (2) to describe asset management done by the Desa Adat of Kutuh. To reach the aims, Travel Cost Methods (TCM) and Contingent Valuation Method (CVM) were carried out in this research. Bhaga Utsaha Manunggal Desa Adat is the institution who manage Desa Adats assets. Asset management done by those institution is mainly focused to serve Adats affairs i.e. religion ritual, social aid, health care, human development, and scholarship for indegenous communities. Economic value calculation indicate Pandawa Coastal Areas value is Rp Rp751.935.743.664,00 p.a. (TCM method) and Rp25.703.577.651,00 p.a (CVM method).

Kata Kunci : aset, desa adat, valuasi ekonomi, travel cost methods, contingent valuation methods

  1. S2-2017-391740-abstract.pdf  
  2. S2-2017-391740-bibliography.pdf  
  3. S2-2017-391740-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2017-391740-title.pdf