KESOPANAN TUTURAN DALAM NASKAH DRAMA AL-FALLAHU AL-FASIHU KARYA ALI AHMAD BAKASIR: ANALISIS PRAGMATIK
AHMAD MUQUFFA, Arief Ma'nawi, S.S., M.Hum.
2017 | Skripsi | S1 SASTRA ARABPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bentuk-bentuk kesopanan tuturan yang ada di dalam naskah drama Al-Fallahu Al-Fasihu karya Ali Ahmad Bakasir. Penelitian ini menggunakan analisis pragmatik dengan tiga tahap metode penelitian, yaitu tahap penyediaan data dengan teknik catat, tahap analisis data dengan metode padan ekstralingual, dan tahap penyajian hasil analisis data dengan metode informal. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa di dalam naskah drama Al-Fallahu Al-Fasihu karya Ali Ahmad Bakasir terdapat enam bentuk kesopanan. Maksim-maksim tersebut adalah maksim kearifan, maksim kedermawanan, maksim pujian, maskim kerendahan hati, maksim kesepakatan, dan maksim simpati.
This research aims to identify and analyze the types of politeness of discourse in the drama text of Al-Fallahu Al-Fasihu karya Ali Ahmad Bakasir. This study uses pragmatic approach using three research methods. First, the collecting data method using the record method, the analyzing data method using the extralingual match method, and the method of presenting data analysis using informal method. Based on the result that has been analyzed, it can be concluded that in the drama text of Al-Fallahu Al-Fasihu karya Ali Ahmad Bakasir, contains six kinds of politeness of discourse. They are tact maxim, generosity maxim, compliment maxim, modesty maxim, agreement maxim, and sympathy maxim.
Kata Kunci : Kesopanan tuturan, naskah drama, Al-Fallahu Al-Fasihu karya Ali Ahmad Bakasir