EVALUASI DAMPAK DAN PELAKSANAAN MANAJEMEN LINGKUNGAN DI KAWASAN BANDAR UDARA INTERNASIONAL LOMBOK (BIL)
B. SRI RATNA S., Prof. Ir. Achmad Djunaedi, MUP., Ph.D.; Dr. Ir. Dewanti, M.S.
2017 | Tesis | S2 Perencanaan Kota dan DaerahBandar Udara Internasional Lombok (BIL) merupakan bandara baru bertaraf internasional yang terletak persis di jantung pulau eksotik Lombok, tepatnya di Desa Tanak Awu, Kabupaten Lombok Tengah. Pembangunan BIL merupakan manifestasi pengembangan infrastruktur yang ada di Provinsi NTB, dimana dalam pengoperasiannya tidak hanya difokuskan pada pergerakan penumpang dan barang, namun juga memprioritaskan sistem kontrol kualitas lingkungan. Untuk meminimalisir dampak negatif dan memperbesar dampak positif yang ditimbulkan dari aktivitas kebandarudaraan, maka diperlukan suatu pengawasan dan pemeriksaan yang teratur dan terukur dalam bentuk evaluasi dampak dan manajemen lingkungan bandar udara. Penelitian ini menyajikan gambaran sumber pencemar di Bandara Internasional Lombok, identifikasi kondisi dan evaluasi terhadap dampak lingkungan yang terjadi, serta manajemen lingkungan untuk mengelola, mengontrol dan mengendalikan dampak tersebut secara lebih efektif. Metode yang digunakan adalah metode evaluasi dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui telaah dokumen/pustaka, laporan teknis, pengamatan lapangan dan wawancara. Dari penelitian yang dilakukan, ditemukan kecenderungan perubahan kualitas lingkungan sejak dibangun hingga beroperasinya Bandara Internasional Lombok, yaitu masih belum terpenuhinya persyaratan kesehatan untuk kualitas air bersih, mutu limbah cair masih ada yang melebihi nilai ambang batas yang dipersyaratkan, terjadi peningkatan kebisingan, arus lalu lintas, kerusakan prasarana jalan serta terjadi perubahan sosial, ekonomi dan budaya masyarakat. Namun dampak yang terjadi tersebut tidak sampai pada tingkat kritis, dalam arti masih dapat ditanggulangi. Hasil penelitian ini nantinya diharapkan dapat memberi masukan kepada pemerintah dalam menguji/memverifikasi hasil laporan dari pemrakarsa/pengelola bandara, serta diharapkan pula dapat menjadi pembelajaran bagi bandar udara lain dalam melaksanakan evaluasi dampak dan manajemen lingkungan.
Lombok International Airport (LIA) is a new international airport that is located in the exotic island Lombok, precisely in Tanak Awu Village, Central Lombok. This airport is a manifestation of the infrastructure development in NTB Province, where in its operation is not only focused on the movement of passengers and goods, but also prioritizing in environment quality control system, given in the construction and operation of airports is sometimes found impacts that deviate from the forecasts predicted in EIA (Environmental Impact Analysis) document. To minimize the negative impacts and maximize positive impacts from the activities of airport, it would require an oversight and regular audits against the implementation of environmental management. However, not many studies and theories that explain it. To cover the shortage, this research has done. This study presented an overview of pollutant sources in Lombok International Airport, identification of conditions, impacts evaluation and environmental management to control the impact more effectively, which includes planning, implementation and monitoring. The method that used is evaluation method with qualitative descriptive approach. Data collection techniques was conducted through review of documents/literature, technical reports, field observations and interviews. A trend change in environmental quality since the construction to the operation of Lombok International Airports (LIA) was found in this study, which is still not fulfill the health requirements for water quality, effluent quality is still exceeds the threshold value, an increase in noise, traffic, damage to roads and changes in social, economic and cultural. However, those impacts have not reached the critical level, in other words they can be overcome. The results of this research is expected to provide input to the government in verify the report of the airports initiator, and also expected to be a lesson learn for other airports in carrying out an impact evaluation and environmental management.
Kata Kunci : Bandar Udara Internasional Lombok (BIL), manajemen lingkungan dan evaluasi dampak.