Peran Notaris Dalam Penerapan Sistem Self Assessment Pada Pemungutan Pajak Penghasilan Berkaitan Dengan Akta Perjanjian Pengikatan Jual Beli Yang Dibuat di Kabupaten Sleman
AFRINDA, Anugrah Anditya,S.H.,M.T
2017 | Tesis | S2 KenotariatanPenelitian ini berjudul Peran Notaris Dalam Penerapan Sistem Sel Assessment Pada Pemungutan Pajak Penghasilan Berkaitan Dengan Akta Perjanjian Pengikatan Jual Beli yang dibuat di Kabupaten Sleman bertujuan untuk mengetahui sejauh mana peran Notaris dalam penerapan sistem Self Assessment pada pemungutan Pajak Penghasilan berkaitan dengan akta PPJB yang dibuat oleh seorang Notaris dan untuk mengetahui peran Kantor Pajak Pratama Sleman dalam hal pengawasan terhadap Notaris berkaitan dengan pelaporan dan pembayaran Pajak Penghasilan. Penulisan ini bersifat yuridis empiris dengan penelitian hukum terhadap data primer dan sekunder. Seluruh data yang terkumpul dianalisis dengan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan setelah berlakunya Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2016 tentang Pajak Penghasilan atas Penghasilan dari Pengalihan Hak Atas Tanah dan/atau Bangunan, dan Perjanjian Pengikatan Jual Beli Atas Tanah dan/atau Bangunan beserta Perubahannya bahwa peran Notaris dalam penerapan sistem Self Assessment pada pemungutan Pajak Penghasilan berkaitan dengan akta Perjanjian Pengikatan Jual Beli yang dibuat oleh seorang Notaris di Kabupaten Sleman hanyalah sebatas himbauan untuk membayar PPh sebelum ditandatangani akta PPJB dan pencegahan pembuatan Akta Perjanjian Pengikatan Jual Beli sebelum dibayarkan dan divalidasi oleh Kantor Pajak Pratama Sleman. Pengawasan Kantor Pajak Pratama Sleman terhadap Notaris berkaitan dengan pelaporan dan pembayaran Pajak Penghasilan juga sebatas laporan dari Notaris atas munculnya PPh dalam peralihan jual beli melalui Akta Perjanjian Pengikatan Jual Beli yang Notaris buat melalui validasi PPh di Kantor Pajak Pratama Sleman.
This research entitled implementation of notary role in self assessment tax collection system on income tax related with aggrement binding sale deed in sleman region aims to determine the extent the implementation of Notary role in the Self Assessment system on Income Tax collection related to the deed made by a Notary and to determine the role the Tax Office Pratama Sleman in terms of supervision of the Notary regarding the reporting and payment of Income Tax. This is an empirically juridical lresearch through law research towards primary and secondary data. All collected data are analyzed through qualitative method. The results showed after the enactment of Government Regulation Number 34 in 2016 concerning Income Tax on Income from Transfer of Land and /or buildings, and the Agreement Sale and Purchase of Land and /or Buildings along its amendment that the role of the Notary in the implementation of Self Assessment on the collection of Tax income related to the deed of the Sale and Purchase Agreement made by a notary in Sleman only limited appeal to pay before a signed certificate and the prevention of the manufacture of the Sale and Purchase Deed before paid and validated by the Tax Office Pratama Sleman. Tax Office Pratama Sleman supervision of the Notary regarding the reporting and payment of income tax is also limited to statements of the Notary for the emergence of income tax in the transition of buying and selling through the Deed of Sale and Purchase Agreement which Notary created through validation of income tax at the Tax Office Pratama Sleman.
Kata Kunci : Self Assessment,Pajak penghasilan,Perjanjian Pengikatan Jual Beli