Laporkan Masalah

APAKAH COPING EFFICACY ATAUKAH AFFECTIVITY YANG MAMPU MENJELASKAN COPING BEHAVIOR DENGAN LEBIH BAIK?

DEDDY WACHYUDY, Dr. Sumiyana, M.Si.

2017 | Tesis | S2 Sains Akuntansi

Penelitian ini menyelidiki perilaku coping pengguna tentang keamanan internet. Sebagian besar penelitian sebelumnya menyarankan efficacy ,susceptibility danseverity, lebih dominan mempengaruhi perilaku coping dari individu. Studi ini menimbulkan masalah baru bahwa perilaku coping dipengaruhi oleh affectivity. Tiga penentu affectivity, yaitu negative affect, trait anxiety dan computer insecurity atau computer anxiety. Penelitian ini memberikan kontribusi kebaruan bahwa perilaku coping dapat berubah-ubah. Ini berarti bahwa individu yang memiliki negative belief, sikap dan perilaku cenderung cemas mampu mempengaruhi perilaku coping yang lebih baik dibandingkan efficacy. Studi ini menunjukkan bahwa perilaku coping mungkin dipengaruhi oleh cybercrime, malware, tipuan dan beberapa kriminalitas komputer lainnya.

This study investigates users coping behavior about internet security. Most of previous research suggest that efficacy, i.e. susceptibility and severity, dominantly affects individuals coping behavior. This study raises a new issue that the coping behaviors are influenced by affectivity. The three determinant of affectivities, i.e. negative affectivity, trait anxiety and computer insecurity, pretend computers users to do coping. This study contributes freshness that the coping behavior is erraticism. It means thatindividual negative beliefs, attitudes and intentions affect the coping behavior better than the efficacy. This study suggests that the coping behaviors are probably influenced by cybercrime, malware, hoax and some other computer criminalities.

Kata Kunci : perilaku coping, khasiat, efektivitas, tingkat keparahan, kerentanan, sifat, kecemasan, rasa tidak aman

  1. S2-2017-342124-abstract.pdf  
  2. S2-2017-342124-bibliography.pdf  
  3. S2-2017-342124-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2017-342124-title.pdf