RETENSI PENGGUNAAN iCARE SEBAGAI METODE PEMBIMBINGAN KLINIK KEPADA MAHASISWA KEPANITERAAN KLINIK YANG TELAH DILATIH DI ROTASI KLINIK FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UNISSULA
BAWA ADIWINARNO, dr. Mora Claramita, MHPE, Ph.D.
2017 | Tesis | S2 Ilmu Pendidikan KedokteranPendahuluan : Metode iCARE merupakan metode yang diadaptasikan untuk pembimbingan klinik bagi mahasiswa pendidikan dokter gigi. Metode iCARE ini dapat memfasilitasi pembimbingan klinik yang saling mempengaruhi antara dosen pembimbing klinik dan mahasiswa koas dalam pencapaian kompetensi klinik. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi uji coba pelatihan iCARE sebagai metode pembimbingan klinik di rotasi klinik Fakultas Kedokteran Gigi UNISSULA dengan model Kirkpatrick. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian quasi experiment post test only non randomized non control group design. Pembuatan kuesioner yang dikembangkan secara construct yang dikembangkan dari jurnal Sakaguchi R. L, 2010 untuk menilai mahasiswa koas, pemahaman pada orientasi dan langkah-langkah metode penerapan iCARE pada bimbingan klinik . Hasil : Tidak terdapat perbedaan yang bermakna pada kepuasan mahasiswa dengan nilai signifikansi sebesar 0,130 > 0,05 dan pengetahuan mahasiswa dengan nilai signifikansi sebesar 0,491 > 0,05 terhadap pelaksanaan iCARE. Terdapat perbedaan yang bermakna pada rerata langkah kerja Initiate terhadap rerata langkah kerja Reflect pada pelaksanaan iCARE dengan dengan nilai signifikansi sebesar 0,006 < 0,05. Terdapat perbedaan yang bermakna pada rerata skill pelaksanaan metode iCARE selama 2 minggu pada kasus ke 1 terhadap kasus ke 6 dengan nilai signifikansi 0,046 < 0,05. P = 0,000 (>0,05). Kesimpulan : Mahasiswa kepaniteraan klinik di rotasi klinik Fakultas Kedokteran Gigi UNISSULA mampu menerapkan uji coba metode iCARE setelah pelatihan pada waktu 2 minggu pada kasus yang berbeda.
Introduction: iCARE is a method adapted to clinical mentoring for dental education students. This method can facilitate the mentoring, interplaying between the preceptor and students during clinical clerkship in the achievement of clinical competence. Objective: To evaluate the iCARE method as a method of clinical mentoring in clinical rotation at the Faculty of Dentistry, UNISSULA, with Kirkpatricks model. Methods: This study used a quasi-experimental post-test only non-randomized non-control group design. The questionnaire was developed by way of construct adapted from the journal of Sakaguchi to assess clinical rotation students on their understanding of the orientation and measures when applying the iCARE method. Results: There were significant differences in student satisfaction with a p value of 0.130> 0.05 and student knowledge with a p value of 0.491> 0.05 on the implementation of iCARE. There were significant differences in the mean of Initiate to Reflect with a p value of 0.006 <0.05. There were significant differences in the mean of skills on the implementation of iCARE method for 2 weeks in case 1 to case 6 with a p value of 0.046 <0.05. P = 0.000 (>0.05). Conclusion: The clinical rotation students at the Faculty of Dentistry of UNISSULA are able to apply the iCARE method after being given training in a two week time in different cases.
Kata Kunci : metode iCARE, one minute preceptor, mahasiswa koas, pembimbingan klinik, kedokteran gigi, iCARE method, one minute Preceptor, clinical rotation students, clinical mentoring, dentistry