Laporkan Masalah

THE MOTIVATION FOR COMPANIES TO ENGAGE IN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITIES (CSR) PROGRAMS. A CASE STUDY AT PERTAMINA TBBM REWULU YOGYAKARTA INDONESIA

FAZIL, NTEZA, Drs. Hendrie Adji Kusworo, M.Sc.,PhD.

2017 | Tesis | S2 PEMBANGUNAN SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencoba menginvestigasi Motivasi suatu perusahaan dalam keikut sertaannya di aktivitas CSR. Banyak perusahaan yang ikut serta dalam program Tanggung jawab sosial perusahaan memiliki tujuan untuk memutus kesenjangan yang ada setelah terjadi skandal yang memaksa para ahli dunia pada saat itu untuk memecahkan masalah-masalah sosial lain dan isu-isu etika terkait lainnya yang menuntun pada perkembangan Tanggung jawab sosial perusahaan pada masa kini. Telah diketahui bahwa terdapat faktor-faktor lain yang membuat perusahaan melakukan CSR dengan cara selain yang telah dirancang. Peneliti menyoroti pada faktor-faktor lain yang dapat mendorong suatu perusahaan untuk terlibat dalam CSR dan menjelaskan bagaimana perusahaan menyesuaikan keikutsertaannya dengan menggunakan Pertamina Rewulu sebagai studi kasus. Untuk mewujudkan hal tersebut, penelitian ini mengadopsi metode wawancara kualitatif semi-terstruktur dengan satu perusahaan studi (Pertamina TBBM rewulu) yang merupakan perusahaan minyak dan gas terkenal di Indonesia, yang dibuktikan dengan pencapaian yang baik dalam 4 tahun terakhir dengan memenangkan warna hijau dari PROPER yang merupakan program dari kementrian lingkungan hidup. Penelitian bertujuan untuk menjelaskan masalah ini melalui sudut pandang teori motivasi dalam konteks CSR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor motivasi yang paling signifikan adalah operasi keamanan, Pertamina rewulu menjadi terminal penyimpanan dari minyak dan gas, posisi ini berada dalam keadaan yang rentan. Implikasi yang terjadi disini adalah api dapat mencapai terminal dengan mudah melalui aktivitas komunitas pengguna dari penduduk sekitar terminal. Banyak dari mereka tidak tahu seberapa rentan penyimpanan ini dan seberapa bahaya aksinya terhadap perusahaan. Manajemen memutuskan untuk mengomunikasikan informasi ke mereka melalui program Tanggung jawab sosial perusahaan. Kemudian, faktor-faktor lain seperti mendukung program pemerintah yang mana program tersebut juga merupakan badan milik negara, yang mematuhi peraturan-peraturan antara satu sama lain.

The purpose for this research is to invstigate on the motivation of companies to engage in CSR activities. Companies have been engaging in CSR programs purposely to close the gap which was created after the scandals which resulted in to violation of human rights, where worker rights were violated to the maxmum. As a way of finding a solution for the problem this paved way for CSR. CSR was spesifically as mechanism on how to protect the working environment for employess who were deprived by their employers, as it was growing, it also focussed on how it can support other stakeholders who left out economically. The researcher highlighted on other factors that can push a company to engage in CSR and shed a light on how the company befits from the engagement by using Pertamina Rewulu as a case study. To have this happen, the study adopted a semi-structured qualitative interview with a single study company (Pertamina TBBM Rewulu) Indonesian famous oil and gas company, With evidence, the company had performed well in the past four years by winning a green colour (GOLD) winner according to the governing body from the Indonesian ministry of ENVIRONMENT (PROPER) respectively. This study attempts to explain this issue from a perspective of motivation theory within CSR context, The results indicated that the most significant motivating factor is first, the security operation, Pertamina as a company being a gas and oil need financial supportto sustain and compete in business and some times the state has no enough funds to sustain it. So the company had to look for other avenues where it can seek funds. But the funders who were ready to give finacial support set some conditions as a security. That where they put their money the business is safe and secure. Here in Indonesia, the only way how a busiess can be safe and secure is when that business has a good record with its CSR programs. Secondly, the company is engaging in CSR asa way to protect it self from hazards caused by human actions around it.. The management communicate the vulnebality state of the company throuh CSR programs. Then other factors like complying to the laws since it is also a state-owned entity, ethics, among others

Kata Kunci : CSR (Corporate Social Responsibility), Vulnerable state, Oil and Gas, motivations, PROPER, community members, Hazard, Pertamina Terminal BBM Rewulu

  1. S2-2017-386926-abstract.pdf  
  2. S2-2017-386926-bibliography.pdf  
  3. S2-2017-386926-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2017-386926-title.pdf