HUBUNGAN KEPEMILIKAN KELUARGA DAN MOTIVASI MANAJEMEN LABA
NIBRAS ANNY KHABIBAH, Fu'ad Rakhman, M.Sc., Ph.D.
2017 | Tesis | S2 Sains AkuntansiPenelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi motivasi manajemen laba di perusahaan keluarga di Indonesia pada tahun 2010 s/d 2012. Penelitian ini dimotivasi dengan adanya inkonsistensi hasil dari penelitian terdahulu. Di satu sisi, penelitian terdahulu menemukan bahwa manajemen laba dimotivasi dengan alasan yang bersifat efisien. Di sisi lain, terdapat juga penelitian yang menunjukkan bahwa manajemen laba dimotivasi dengan alasan yang bersifat oportunis. Manajemen laba efisien (oportunis) ditandai dengan adanya hubungan positif (negatif) antara manajemen laba dengan kinerja masa depan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen laba, yang dalam penelitian ini diukur dengan Discretionary Accruals (DA) dan Real Earnings Management (REM), berhubungan negatif dengan Return on Assets (ROA) pada tahun (t+1), (t+2), dan (t+3) sebagai pengukuran kinerja masa depan perusahaan. Hal ini menunjukkan bahwa di Indonesia, manajemen laba dimotivasi dengan alasan yang bersifat oportunis, bukan sinyal yang diberikan kepada investor dan kreditor. Selanjutnya, dalam penelitian ini tidak ditemukan bukti bahwa kontrol keluarga pendiri perusahaan memengaruhi motivasi manajemen laba.
This study aims to investigate the motivation of earnings management in a family firms in Indonesia from 2010 to 2012. This research is motivated by the inconsistency of the results of previous research about the motivation of earnings management. Some studies indicate that firms manage their earnings with opportunistic reasons. On the other hand, there are studies showing that the firms manage their earnings for efficient reasons. Earnings management is called efficient (opportunist) when the earnings management positively (negatively) related with the company's future performance. The results of this study show that earnings management is done using Discretionary Accruals (DA) and Real Earnings Management (REM), as a measurements of earnings management, has negative significant relationship with Return on Assets (ROA) at year (t+1), (t+2), and (t+3) as a measurements of future performance of the firm. These results indicate that earnings management in Indonesia is an opportunistic act, not a signal provided by management to shareholders and creditors. Next, this research do not found any evidence about the relationship of control of family founder and earnings management motivation.
Kata Kunci : manajemen laba, kinerja masa depan, efisien, oportunis, kontrol keluarga pendiri perusahaan