EVALUASI PHARMACY SUPPORT SYSTEM (PSS) DENGAN MODELHOT-FIT UNTUK MENDUKUNG PENGELOLAAN OBAT DI PUSKEMAS KOTA YOGYAKARTA
AMRINA AMALIA Y, Dr. Tri Murti Andayani, Sp.FRS., Apt.; Dr. Fita Rahmawati, Sp.FRS., Apt.
2017 | Tesis | S2 Ilmu FarmasiPenggunaan sistem informasi dalam pelayanan kefarmasian diharapkan membantu farmasis untuk melakukan pengelolaan obat. Pusat Kajian dan Konsultasi Industri, Manajemen, dan Pelayanan Kefarmasian Universitas Gadjah Mada mengembangkan suatu sistem informasi farmasi yang disebut pharmacy support system (PSS). PSS yang dikembangkan perlu dilakukan uji coba dan evaluasi sebelum diimplementasikan di suatu institusi. Tujuan penelitian untuk melakukan evaluasi PSS dan mengetahui hubungan antara kualitas PSS, pengguna PSS, dukungan organisasi, dan manfaat penggunaan PSS. Penelitian tersebut merupakan penelitian analitik dengan rancangan cross sectional yang dilakukan di puskesmas kota Yogyakarta. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner dan wawancara. Subjek penelitian adalah 15 apoteker pengelola obat di puskesmas kota Yogyakarta yang bersedia melakukan uji coba PSS. Model yang digunakan untuk analisis adalah model HOT-Fit. Data yang diperoleh dari penelitian adalah data tingkat penggunaan PSS, kepuasan pengguna PSS, dukungan organisasi, kualitas sistem, kualitas informasi, kualitas layanan, dan manfaat penggunaan PSS. Data dianalisis dengan korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan kualitas teknologi, pengguna PSS, dukungan organisasi, dan manfaat penggunaan PSS dinilai cukup baik oleh responden dengan nilai 53,33 - 93,33%. Tidak ada hubungan antara kualitas PSS terhadap pengguna PSS (r = 0,360; p > 0,05). Tidak ada hubungan antara kualitas PSS terhadap dukungan organisasi (r = 0,388; p > 0,05). Ada hubungan antara pengguna PSS terhadap manfaat penggunaan PSS (r = 0,758; p < 0,05). Ada hubungan antara dukungan organisasi terhadap manfaat penggunaan PSS (r = 0,556; p < 0,05).
The use of information system in pharmaceutical care is expected to help pharmacist to manage the drug. Center of Study and Consulting: Industrial,Management and Pharmaceutical Services Gadjah Mada University developed apharmacy information system called pharmacy support system (PSS). PSS needed to be tested before implementation. The aim of the study is to evaluate the PSS andanalyze the correlation between PSS quality, PSS user, organization, and net benefit. The study was analytical study with cross sectional design in Yogyakarta primary health center. The instruments were questionnaire and interview. The respondent of the study was 15 pharmacists in Yogyakarta primary health center that willing to fill out the questionnaire. The model that used in the study was HOT-Fit model. The data that gained was system use, user satisfaction, organization, system quality, information quality, service quality, and net benefit then to be analyzed with Pearson correlation. The result of the study was quite good in PSS quality, PSS user, organization, and net benefit (53,33 -93,33%). There was no correlation between PSS quality to PSS user (r = 0,360; p > 0,05). There was no correlation between PSS quality to organization (r = 0,388; p > 0,05). There was correlation between PSS user to net benefit (r = 0,758; p < 0,05). There was correlation between organization to net benefit (r = 0,556; p < 0,05).
Kata Kunci : pharmacy support system, model HOT-Fit, pengelolaan obat, puskesmas