MAKNA KAWASAN KRATON DAN SEKITARNYA SEBAGAI RUANG KESEIMBANGAN INTERAKSI BERDASARKAN PERSPEKTIF PENGGUNA RUANG
RIVI NERITARANI, Prof. Ir. Sudaryono, M.Eng., Ph.D.; Deva Fosterharoldas Swasto, S.T., M.Sc., Ph.D.
2017 | Tesis | S2 Perencanaan Kota dan DaerahKawasan Kraton dan sekitarnya merupakan salah satu kawasan khusus di Kota Yogyakarta, yaitu sebagai kawasan cagar budaya yang dilindungi. Sebagai kawasan khusus cagar budaya, kawasan ini menjadi daya tarik wisata utama yang ada di Kota Yogyakarta. Keunikan dan kekhasan kawasan ini memicu terjadinya aktivitas di kawasan ini pengguna ruang. Pengguna ruang yang beraktivitas di kawasan ini secara langsung juga melakukan proses pemaknaan ruang. Tujuan dalam penelitian ini, yaitu (1) mengkaji makna kawasan Kraton dan sekitarnya berdasarkan perspektif pengguna ruang, dan (2) mengkaji faktor-faktor pembentuk makna Kawasan Kraton dan sekitarnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan induktif-eksploratif, yaitu membangun sebuah pemahaman tentang makna ruang berdasarkan aktivitas pengguna ruang yang terjadi di lapangan dengan menampung atau mencari informasi sebanyak-banyaknya. Metode yang digunakan untuk mengkaji makna Kawasan Kraton dan sekitarnya adalah metode observasi partisipasif dengan metode in-dept interview. Metode yang digunakan untuk menginterpretasi makna dan faktor-faktor pembentuk makna Kawasan Kraton dan sekitarnya dalam penelitian ini adalah dengan metode verstehen yang dibagi menjadi dua tahap, yaitu pengumpulan fenomena aktivitas ruang dengan melihat keberulangan aktivitas yang terjadi, dan interpretasi makna ruang dengan merangkai pesan yang secara eksplisit ataupun implisit termuat dalam fenomena yang ditangkap. Hasil dari penelitian ini adalah makna ruang Kawasan Kraton dan sekitarnya, serta faktor-faktor pembentuknya. Makna ruang yang muncul dari pengguna ruang di Kawasan Kraton dan sekitarnya antara lain: makna seni, budaya, sejarah, ekologis, psikologis, ekonomis, sosial, edukatif, dan religi. Kesembilan makna ruang yang muncul berdasarkan perspektif pengguna ruang ini dapat dirangkai menjadi ruang yang mewadahi interaksi manusia dengan Tuhan (hablum minallah), manusia dengan manusia (hablum minannas), dan manusia dengan alam semesta (hablum min alamin). Berdasarkan hal tersebut, maka makna ruang Kawasan Kraton dan sekitarnya adalah sebagai ruang keseimbangan interaksi pengguna ruang. Faktor-faktor pembentuk makna ruang di Kawasan Kraton dan sekitarnya antara lain: faktor ruang sebagai objek, faktor apresiasi pengguna ruang terhadap nilai ruang, faktor psikologi pengguna ruang terkait kenyamanan pada suatu ruang, faktor kebutuhan sarana pendidikan, faktor kebutuhan ruang, faktor kepentingan pemenuhan kebutuhan hidup, faktor kepercayaan pada ajaran agama, dan faktor ketulusan lahir-batin dalam sebuah pengabdian.
Kraton and its surrounding areas is one of special areas in Yogyakarta City, as a preserved cultural heritage area. As a preserved cultural heritage area, this area becomes a main tourist attraction in Yogyakarta City. The uniqueness and peculiarity of this area trigger some activities by space users in this area. The space users that do some activities in this area also do some signification processes of the space. The objectives in this research are (1) to analyse the significance of Kraton and its surrounding areas based on user perspective, and (2) to assess the formed factors of the space significance of Kraton and its surrounding areas. This research uses an inductive-explorative approach to build a comprehension of space significance based on the activities that occur in the field by accommodate some informations as much as possible. The space significance of Kraton and its surrounding areas is acquired by participatory observation with in-dept interview method. The interpretation method of the space significance in this research is verstehen method that divided into two stages. The first stage is to assess space activities phenomenon by observing the repetitiveness of the activities that occur in this areas. The second stage is to interpret the space significance by assembling the implicit messages contained in the phenomenon. The results of this research are the space significance of Kraton and its surrounding areas as well as its constituent factors. The space significance of Kraton and its surrounding areas are arts, cultural, historical, ecological, psychological, economy, social, educational, and religious significance. The nine-significance can be assembled as a space that accommodate the human interaction with God (hablum minallah), human interaction with human (hablum minannas), and human interaction with nature (hablum min alamin). The significance of Kraton and its surrounding areas is as an interaction balanced space for space users. The constituent factors of the space significance are the space as an object, space user appreciation of the space, space user psychological factors, educational tools requirements factors, space requirements factors, benefit factors for life, religious factors, and physical and mental integrity factors of dedication.
Kata Kunci : Ruang, Makna, Interaksi, Keseimbangan Interaksi, Pengguna Ruang, Space, Significance, Interaction, Interaction Balance, Space User