Pembutaan Film Pendek Animasi "Lihat Aku"
TESNA APINDO, Yusron Fuadi
2017 | Tugas Akhir | D3 ILMU KOMPUTER DAN SISTEM INFORMASI SVManusia sebagai makhluk sosial pasti hidup berdampingan dengan anak manusia lainnya. Namun rendahnya angka kesadaran terhadap hadirnya anak yang memiliki keterbatasan khusus menjadi kesenjangan sosial itu begitu terlihat. Perbedaan itu secara jelas terlihat ketika anak normal dengan anak penyandang dyslexia dalam melakukan aktifitas bersama seperti membaca dan menulis. Anak penyandang dyslexia akan mengalami beberapa kesulitan selama melakukan aktifitas tersebut. Model yang digunakan dalam pembuatan film pendek animasi 2D yaitu prosedural dimana bersifat deskriptif yang memaparkan beberapa tahapan yang dilakukan dalam proses pembuatan film pendek animasi 2D. Data yang digunakan yaitu data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dengan melakukan wawancara. Sedangkan data sekunder diperoleh melalui kajian pustaka terhadap sumber-sumber tertulis. Produk yang dihasilkan dalam pembuatan film pendek animasi 2D ini yaitu: sebuah film pendek animasi dengan judul "Lihat Aku". Film dibuat dengan menggunakan perangkat lunak utama yaitu Anime Studio Pro 10. Hal tersebut mendorong penulis untuk membuat sebuah film pendek animasi yang bertemakan psikologi dengan teknik animasi 2D. Film animasi pendek "Lihat Aku" dapat membantu memberi pemahaman kepada orang awam tentang seputar kehidupan anak penyandang dyslexia.
Human as a social creature surely living depending on one each other with other. But the minimum value of awareness toward the presence of disability children created a social discrepancy very often seen in society. Those differences clearly could be seen when the normal children and children with dyslexia disability doing their activities together in reading and writing. The cildren with dyslexia are having troubles and difficulties in doing those exact activities. The model that used in production of 2D animated short film is procedural which is descriptive that describes some steps in the process of production of 2D animated short film. The data that used are primary and secondary data. Primary data were obtained by interview. While the secondary data obtained through literature study of written sources. The product of this production of 2D animated short film is : an animated short film titled "Lihat Aku". It produced by using main software is anime studio pro 10. This prompted the author to make an animated short film that themed psychology with 2D animstion techniques. This animated short film "Lihat Aku" can help to give an understanding to the layman about lives of children with dyslexia.
Kata Kunci : Keterbatasan khusus, dyslexia, multimedia, animasi.