Laporkan Masalah

UPAYA PENINGKATAN DAYA SAING USAHA PADA SENTRA KERAJINAN KULIT MANDING DALAM MENGHADAPI PASAR GLOBAL

DEMALIA MAHARANI NOOR WIJAYA, Dr. Bevaola Kusumasari

2016 | Skripsi | S1 ILMU ADMINISTRASI NEGARA (MANAJEMEN DAN KEBIJAKAN PUBLIK)

Di era globalisasi ini, kompetisi merupakan sebuah tantangan untuk seluruh aktor bisnis termasuk usaha kecil menengah. Mereka harus meningkatkan daya saingnya untuk menghadapi pasar global. Daya saing merupakan hal penting yang tidak bisa diabaikan oleh usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dikarenakan hal ini merupakan senjata untuk menghadapi produk asing lainnya. UMKM merupakan salah satu tiang penyangga yang cukup penting bagi perekonomian di Indonesia. Banyaknya jumlah UMKM saat ini menjadikan UMKM memiliki berbagai macam komoditi utama yang menjadi unggulan. Di Indonesia, salah satu produk unggulan adalah produk kulit. Salah satu produk unggulan kulit dihasilkan oleh Sentra Kerajinan Kulit Manding, Bantul, Yogyakarta. Manding merupakan daerah di Kabupaten Bantul dimana mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai pengrajin kulit. Sebagian dari mereka memiliki workshop dan showroom sendiri. Banyaknya jumlah workshop dan showroom di Mandimg inilah yang menjadikannya sebagai Sentra Kerajinan Kulit. Dalam kasus ini, mayoritas sektor usaha di Manding merupakan usaha kecil menengah. Berdasarkan penelitian yang dilakukan menggunakan metode kualitatif deskriptif ini, terlihat bahwa tingkat daya saing yang mereka miliki untuk menghadapi pasar global masih tergolong rendah. Penggunaan pendekatan kualitatif deskriptif ini dimaksudkan agar memperoleh gambaran yang jelas bagaimana kesiapan UMKM di Manding dalam merespons pasar global. Disamping itu, akan memperjelas gambaran bagaimana upaya-upaya yang dilakukan pemerintah untuk meningkatkan daya saing UMKM di Manding ini yang dijabarkan melalui narasi hasil wawancara pada beberapa informan terkait. Dalam hal ini pemerintah memiliki tugas besar untuk meningkatkan daya saing di Sentra Kerajinan Kulit Manding. Pada dasarnya pemerintah juga telah melaksanakan banyak program dan kebijakan untuk mendorong peningkatan daya saing usaha di Manding dan mereka mampu mengembangkan diri di pasar global, hanya saja beberapa program dari pemerintah dirasa masih belum optimal dalam pelaksanaannya.

In this era globalization, competition is a challange to all bussiness actors include to small medium enterprises. They need increase their competitiveness to face the global market. Competitiveness is an urgent things which can not to be denied by small medium enterprises because it will be a weapon to face the other products from the other producer of the other country. Small medium enterprises is one of important economics pole in Indonesia. Many kinds of SMEs make this country has so many priority commodity. In Indonesia, one of many superior products is leather product. One of the best leather products is produced by crafts center in Manding, Bantul, Yogyakarta. Manding is one of territory in Bantul district which the most majority population works as a craftsmen. Some of them have their own workshop and showroom. This is make this territory as a crafts center. In this case, majority of craft center in Manding are consist of small medium enterprises. Based of the research which using descriptive qualitative methods, their competitiveness to face the global market is still low. Descriptive qualitative methods choosen because this methods can explain how far SMEs ready to face the global market. Beside of that, this methods can describe how the government attempted to increase the competitiveness of SMEs in Manding which explained by description of interview result. The government have a big homework to increase their competitiveness. Actually the government has been doing some programs and policy to push their competitiveness and they can developing themselves in global market. But, some programs doensn�t work properly.

Kata Kunci : Small Medium Enterprises, Competitiveness, Global Market.

  1. S1-2016-299397-abstract.pdf  
  2. S1-2016-299397-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-299397-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-299397-title.pdf