PENGARUH PIJAT AROMATERAPI NEROLI (Citrus Aurantium L. Var Amara) TERHADAP NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF
HELENA IRAWATI, dr. R Detty Siti Nurdiati MPH., Ph.D., Sp.OG (K).; dr. Shinta Prawitasari, M.Kes., Sp.OG (K)
2016 | Tesis | S2 Ilmu Kedokteran KlinikLatar Belakang: Persalinan merupakan suatu peristiwa fisiologis yang dapat menimbulkan stress. Stress adalah salah satu faktor yang berkontribusi terhadap persepsi nyeri pada seorang perempuan. Pijat aromaterapi adalah salah satu cara metode non farmakologi dalam mengurangi nyeri persalinan. Pijat dapat merangsang tubuh melepaskan senyawa endorphin yang merupakan pereda rasa sakit alami. Senyawa limonene dalam neroli (Citrus Aurantium L. Var Amara) dapat menghambat prostaglandin sehingga dapat mengurangi nyeri Tujuan penelitian: Mengetahui manfaat pijat aromaterapi neroli (Citrus Aurantium L. Var Amara) dalam menurunkan nyeri persalinan kala I fase aktif. Metode Penelitian: Rancangan penelitian ini adalah Quasi Eksperimental pretest posttest control group design. Tehnik pengambilan sampel dengan cara concetutive sampling. Dilakukan pada bulan Juli-Oktober 2016 di Puskesmas Jetis dab Puskesmas Tegalrejo. Subjek penelitian 66 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Pada kelompok kontrol mendapatkan standar pelayanan (n=33) dan pada kelompokintervensi mendapatkan pijat aromaterapi neroli (Citrus Aurantium L. Var Amara) (n=33). Pijat dengan menggunakan aromaterapi neroli (Citrus Aurantium L. Var Amara) dilakukan selama +-20 menit ketika kontraksi oleh asisten peneliti.Penilaian tingkat nyeri persalinan dengan menggunakan VAS (Skala Analog Visual). Data analisis secara univariabel yang merupakan distribusi frekuensi karakteristik responden, bivariabel dengan uji statistik Paired T-test, Independet T-test dan multivariable dengan regresi linier. Hasil Penelitian: Tingkat nyeri persalinan sebelum dan setelah intervensi secara signifikan terjadi penurunan tingkat nyeri lebih banyak pada kelompok pijat aromaterapi neroli dibandingkan dengan kelompok kontrol. Perbedaan rerata tingkat nyeri pada kelompok intervensi 26,33+-6,11 sedangkan perbedaan rerata tingkat nyeri persalinan pada kelompok kontrol adalah 7,33+-5,40. Perbedaan rerata dari uji Independent T-test didapatkan hasil yang signifikan yaitu dengan nilai 0,001 (t<0,05). Hasil analisis regresi linier terdapat hubungan yang bermakna antara pijat aromaterapi neroli terhadap penurunan tingkat nyeri koefisien=-19,63; 95%CI= (17,29-22,76) yang dikontrol dengan tingkat kecemasan, yang memberikan kontribusi sebesar 53% untuk penurunan tingkat nyeri persalinan. Kesimpulan: Perlakuan pijat aromaterapi neroli (Citrus Aurantium L Var Amara) dapat menurunkan tingkat nyeri persalinan dibandingkan dengan kelompok tidak dipijat.
Background: Labour present a physiological can cause stress. Stress are factor contributing towards womens perception of pain. Aromatherapy massage is one of the non-pharmacological method for pain relief. Massage can releasing hormone endhorphin that can decrease pain and the limonene found in the neroli (Citrus Aurantium L Var Amara) prevents prostaglandin activity that can decrease pain. Objective: Know the effect of aromatherapy massage neroli (Citrus Aurantium l. Var. Amara) in lowering labor pain in active phase I. The Method: This was a Quasi Eksperimental pretest posttest control group design. Sampel were obtained through concecutive sampling. That was conducted in Juli- Oktober 2016 at Tegalrejo and Jetis community health center. The subject include N=66 responden with fulfill inclusion criteria. The control group received standard service (n=33) and the intervention group received aromatherapy massage with neroli oil (n=33). In the massage aromatherapy neroli group the women received +-20-min massage with aromatherapy neroli during uterine contraction by the assistant researcher. The level of pain was meausured with the visual analog scale (VAS). Data analysis used univariabel analysis reflecting distribution of respondens characteristic, bivariable analysis with paired t-test and Independent t-test, and multivariate analysis with linnier regression. Result: Result show that the level of pain before and after intervention were significantly lower in massage aromatheraphy neroli group compared to the control group. There were significant difference the level of pain 26,33+-6,11 mm in the massage aromatherapy neroli and 7,33+-5,40 mm in the control group. Independent t-test showed that significantly difference value of 0001 (t<0,005). The result of linnier regression analysis showed there was association between massage neroli aromatheraphy and the level of anxiety it had an impact to decrease of pain during labor (coefficient=19,63; 95%CI= (17,29-22,76) and contributed as much as 53% to decrease of pain during labor. Conclusion: The result suggest showed that the level of pain before and after intervention were significantly lower in the neroli aromatherapy massage group. Aromaterapi massage can decrease pain relief and anxiety during labour in active phase
Kata Kunci : Pijat, Aromaterapi Neroli, Nyeri Persalinan, Massage, Aromatherapy Neroli, Pain Labour