Analisis investasi ternak sapi perah PT. Umbul Seto Yogyakarta
RIANTO, Aziz Kurniawan, Dr.Ir. Slamet Hartono, MSc
2003 | Tesis | Magister Manajemen AgribisnisTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui; kelayakan investasi usaha ternak sapi perah dari aspek finansial, serta risiko pada investasi usaha ternak sapi perah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif dengan studi kasus pada PT Umbul Seto Yogyakarta. Data yang diambil menyangkut data sekunder dan primer. Sedangkan metode analisis yang digunakan adalah analisis kelayakan investasi (finansial) dengan menggunakan kriteria kelayakan yaitu; Revenue Cost Ratio (R/C), Average Rate of Return (ARR), Payback Period (PP), Net Present Value (NPV), Net Benefit Cost Ratio (Net B/C), dan Internal Rate of Return (IRR). Dari hasil analisis penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dari aspek manajemen, pemasaran dan teknis produksi, kegiatan usaha ternak sapi perah PT. Umbul Seto Yogyakarta merupakan usaha yang relatif baru, dan kapasitas produksi susu segar masih bisa ditingkatkan dari jumlah sapi perah yang ada, karena mengingat masih terdapatnya sapi belum berproduksi. Selanjutnya dari analisis biaya dan pendapatan usaha ternak sapi perah PT. Umbul Seto Yogyakarta menunjukkan bahwa kegiatan usaha tersebut ternyata mampu memberikan pendapatan bersih yaitu sebesar Rp 12.103.572,- per tahun dengan nilai R/C ratio sebesar 1,104 Hasil analisis keuangan terhadap usaha ternak sapi perah PT. Umbul Seto Yogyakarta menunjukkan bahwa dalam jangka panjang, investasi pada usaha tersebut layak dilanjutkan atau diusahakan, karena hasil analisis penilaian investasi dengan menggunakan kriteria Net Present Value (NPV), Net Benefit Cost Ratio (Net B/C Ratio), Internal Rate of Return (IRR), Average Rate of Retun (ARR), Payback Period (PP) dan Benefit Cost Ratio (B/C), dapat memenuhi kriteria kelayakan usaha. Sedangkan dari hasil analisis sensitivitas terhadap aspek keuangan pada kegiatan usaha ternak sapi perah yang merupakan analisis resiko, menunjukkan bahwa apabila terjadi perubahan harga output naik turun 3% dan biaya produksi naik 3% tidak terjadi secara bersmaan usaha ini tidak begitu respon terhadap perubahan tersebut (usaha tetap layak diusahakan). begitupula, jika perubahan tersebut terjadi secara bersamaan usaha tetap layak dikembangkan
The aim of the research are to know the financial fesibility and the risk of dairy cow business investment in PT Umbul Seto Yogyakarta in this research. The writer used the annually data which is analyzed by using the investment feasibility analysis methods. They are including the Revenue Cost Ratio, Average Rate of Return, Discounted Payback Period, Net Present Value, Internal Rate of Return, and Net Benefit Cost ratio. The result of the research shows that the dairy cow business in PT umbul Seto Yogyakarta on the long term is feasible. The net revenue that earned each year is about Rp. 12.103.575,- Revenue Cost Ratio is 1,104 ; Average Rate of Return is 53,94% ; Discounted Payback Period is 3,42 year ; Internal Rate of Return is 28,60% ; and Net Benefit Cost ratio is 1,197. The result of analysis which is using the sensitivity analyzie shows tha t if the output prices and the production cost rose in the same time about 3%, the business become not feasible anymore. The business will not responding the 3% changed if it is occurred individually
Kata Kunci : Investasi Agribisnis,Ternak Sapi Perah, Investment, financial, feasibility, dairy cow