Laporkan Masalah

Model Bisnis Tutor Bahasa (Sebuah E-Marketplace Perantara Guru dan Murid Dalam Bidang Bahasa

ILHAM KHOURI, Nurul Indarti, Sivilokonom, Cand Merc, Ph.D

2016 | Tesis | S2 MANAJEMEN (MM) JAKARTA

Pendidikan merupakan hal yang penting dalam kehidupan manusia. Selain membutuhkan pendidikan formal, pendidikan informal dan nonformal juga diperlukan sebagai penunjang dan pelengkap pendidikan formal. Saat ini banyak terdapat lembaga pendidikan nonformal di Indonesia. Maraknya bisnis lembaga pendidikan nonformal dipicu oleh lemahnya mutu pendidikan formal, kurangnya tanggungjawab orang tua dalam membimbing anak, dan kesulitan siswa dalam menyerap pelajaran di sekolah. Bisnis lembaga pendidikan nonformal di Indonesia sudah cukup banyak. Namun lembaga pendidikan nonformal yang ada saat ini kurang praktis dan memiliki banyak kekurangan, yaitu pengajar kurang berkualitas, lokasi yang jauh dari tempat tinggal dan tarif yang tidak terjangkau. Dari permasalahan tersebut ada kebutuhan jasa pendidikan nonformal dengan guru yang berkualitas dan akses yang mudah. Untuk merealisasikannya penulis melakukan penelitian tentang model bisnis Tutor Bahasa. Bidang bahasa dipilih karena dengan menguasai lebih dari satu bahasa dapat meningkatkan kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan, mendapatkan pendidikan, dan kesempatan untuk berpergian ke negara lain. Tutor Bahasa adalah suatu e-marketplace yang dapat membantu mempertemukan orang tua, murid sekolah, mahasiswa dan pekerja dengan guru dalam bidang bahasa. Untuk membantu perancangan model bisnis Tutor Bahasa, penulis menganalisis data dari hasil kuesioner kepada calon pelanggan dengan menggunakan peta empati. Selanjutnya hasil dari analisis peta empati digunakan untuk menentukan isi dari sembilan blok kanvas model bisnis. Nilai utama yang akan diterapkan dalam Tutor Bahasa adalah kemudahan menemukan guru berkualitas dengan harga yang terjangkau. Selain itu berdasarkan pada perhitungan kelayakan ekonomi, model bisnis Tutor Bahasa menunjukkan hasil yang positif. Berdasarkan analisis kelayakan ekonomi yang digunakan, didapat NPV Rp. 112,871,539 dengan IRR sebesar 20% serta Payback Period selama tiga tahun tujuh bulan. Dengan menggunakan skenario tersebut, diharapkan model bisnis ini dapat diterapkan dengan sukses.

Education is essential in human life. In addition to requiring formal education, informal and non-formal education is also needed as a support and complement formal education. Nowadays there are many non-formal educational institutions in Indonesia. The rise of non-formal education agency business triggered by weak quality of formal education, the lack of responsibility of parents in guiding children, and the difficulty of students to absorb the lessons in school. Non-formal education institutions in Indonesia have been quite a lot. However, non-formal education institutions that exist today is less practical and has many shortcomings, namely the lack of qualified teachers, the remote location of residence and are not affordable rates. From these problems there is need for non-formal education services with qualified teachers and have easy access. To realize the authors conducted research on Tutor Bahasa business models. Tutor Bahasa specific in language non-formal education, because language can increase the chance of getting a job, getting an education, and the opportunity to travel to other countries. Tutor Bahasa is an e-marketplace that can help bring together parents, student, and workers with teachers in the field of language. To help design the business model, the authors analyzed data from the questionnaire to potential customers by using map empathy. The results of the analysis are used to determine the contents of the nine building blocks of a business model canvas. The main value that will be applied in Tutor Bahasa is the ease of finding qualified teachers at an affordable price. In addition, based on the calculation of economic feasibility, Tutor Bahasa business models showed positive results. Based on the economic feasibility analysis, obtained NPV at Rp. 112,871,539 with an 20% of IRR and payback period for three years and seven months. By using such a scenario, it is expected this business model can be successfully applied.

Kata Kunci : Model Bisnis, E-Marketplace, Peta Empati, Kanvas Model Bisnis

  1. S2-2016-374441-abstract.pdf  
  2. S2-2016-374441-bibliography.pdf  
  3. S2-2016-374441-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2016-374441-title.pdf