Laporkan Masalah

PEMBUATAN DAN UJI COBA KARTU KENDALI EDUKASI IBU HAMIL

ADOLFINA VITRIA N., dr. Shinta Prawitasari, M.Kes., SpOG(K).; dr. Mora Claramita, MHPE, Ph.D.

2016 | Tesis | S2 Ilmu Kedokteran Klinik

Latar belakang. Semakin tingginya pengetahuan ibu hamil tentang kehamilan, maka semakin baik pula sikap ibu hamil dalam menjaga kehamilannya. Oleh karena itu, seorang Dokter layanan primer (DLP) yang merupakan manajer kesehatan ibu hamil sebaiknya perlu mperhatikan aspek ini. Terkait dengan hal ini dibutuhkan instrumen yang tepat sehingga DLP dapat mengidentifikasi dan menambahkan pengetahuan ibu hamil secara cepat dan komprehensif. Tujuan penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan, memvalidasi dan melakukan uji coba instrumen yang dapat digunakan dokter layanan primer untuk mengidentifikasi dan menambahkan tingkat pengetahuan ibu hamil tentang kehamilan. Metode. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (research and development) yang terdiri dari beberapa tahap, yaitu pengembangan, validasi dan uji coba. Validasi dilakukan melalui dua tahap, yaitu validasi konten (content validation) oleh ahli dan validasi muka (face validation) oleh 7 dokter. Tahap uji coba merupakan penelitian dengan metode eksperimental semu kepada 35 ibu hamil yang periksa di Puskesmas Banguntapan I. Data dianalisis menggunakan uji t untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan bermakna antara pengetahuan ibu hamil sebelum dan setelah menggunakan Kartu kendali pengetahuan. Hasil penelitian. Telah dikembangkan instrumen yang dapat digunakan dokter layanan primer untuk mengidentifikasi dan menambah tingkat pengetahuan ibu hamil tentang kehamilan, disebut dengan Kartu Kendali Edukasi. Di dalam kartu ini terdapat kuesioner tentang pengetahuan kehamilan dan ruangan yang cukup untuk mencatat proses edukasi. Juga dilengkapi dengan stiker yang berisi daftar tilik materi edukasi. Stiker ini dilekatkan di Buku KIA sebagai bentuk integrasi dari Kartu Kendali Edukasi dengan Buku KIA. Kartu Kendali Edukasi ini telah divalidasi oleh 3 ahli, yaitu ahli komunikasi, ahli kebidanan dan Koordinator program Kesehatan Ibu dan Anak tingkat Kabupaten Bantul. Dan telah dinilai aspek layout, style, accesibility dan feasibility oleh tim validator di Puskesmas Banguntapan I (7 dokter dan 1 bidan koordinator). Kartu ini kemudian di ujicobakan kepada 35 ibu hamil yang melakukan ANC di Puskesmas Banguntapan I. Hasil uji coba menunjukkan terdapat perbedaan bermakna antara nilai pre-test dan post-test (nilai p yaitu 0,000). Nilai ini tidak dipengaruhi oleh variabel usia, tingkat pendidikan, jumlah kehamilan dan frekuensi antenatal care sebelumnya. Tetapi tingkat pendidikan mempengaruhi tingginya nilai post-test. Waktu yang dibutuhkan untuk edukasi antara 9-26 menit, dengan rata-rata 14 menit 63 detik. Waktu yang dibutuhkan untuk edukasi berhubungan dengan delta nilai pre dan post-test. Semakian besar delta, semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk edukasi. Kesimpulan. Kartu Kendali Edukasi Ibu hamil tentang kehamilan telah terbentuk, tervalidasi dan terbukti dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang kehamilan secara signifikan.

Background. Mothers knowledge of pregnancy related to mothers behavior towards her pregnancy. Thus, Family doctor as a manager to mothers health, should also take this into account. In order to assess mothers knowledge then add the knowledge if it not comprehend, family doctor should have a good tool. This tool have to help family doctor to identify and improve mothers level of knowledge effectively and significantly. Objective. This study aim to develop, validate and identify the effectiveness of an instrument that can be use by family doctor to asses and to complete mothers knowledge of pregnancy. Method. This is a research and development study. There are 3 steps of this study: developing, validating and pretesting the instrument to find out the effectiveness in improving mothers knowledge. To validate the card, there are two process, content validation by experts and fave validation by 7 general practitioners. The pretesting process is a quasi experimental study. The card were pretested to pregnant women in their first trimester whom visited at Puskesmas Banguntapan I. The data analyze with t test. Result. Instrument that can be use by family doctor to asses and complete mothers knowledge has been developed, and called Mothers knowledge control card. This card accompanied by sticker that contain checklist of education material. This sticker will be post at Handbook of Mother and Child, as an integration tools. The content of this card had been validated by experts. Afterwards, this card pretested limitedly by the validator team of Puskesmas Banguntapan I then the team validate the layout, style, accesibility and feasibility. Along with validation process, the card being modify based on experts and teams advices. Number of sample on pretested phase were 35 mother. It is proof that this card can improving mother knowledge, significantly (p value: 0,000). The result of the pre and post-test, did not affected by age, level of education, pregnancy number, and ANC frequency. Level of education affect the post-tests result. The education duration range from 9 to 26 minutes, the average time is 14 minutes. It also proof that the wider gap between pre and post-test the longer it take to comphrehend mothers knowledge. Conclusion: Has been develop the mothers knowledge control card that is valid and significantly improve mothers knowledge.

Kata Kunci : education, pregnancy, knowledge, instrument, edukasi, ibu hamil, pengetahuan, instrumen, dokter keluarga

  1. S2-2016-355586-abstract.pdf  
  2. S2-2016-355586-bibliography.pdf  
  3. S2-2016-355586-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2016-355586-title.pdf