EVALUASI KESESUAIAN PENGASUHAN (PARENTING FIT) PT PERTAMINA (PERSERO) TERHADAP UNIT BISNIS PT PERTAMINA DANA VENTURA DENGAN PENDEKATAN PARENTING ADVANTAGE
ADI PUTRA WAWANG D, Amin Wibowo, M.B.A., Ph.D.
2016 | Tesis | S2 MANAJEMEN (MM) JAKARTADalam penyusunan strategi korporat pada perusahaan multibisnis, berkembang suatu kerangka untuk mengembangkan strategi korporat yang didasarkan pada kesesuaian pengasuhan perusahaan induk dengan unit bisnisnya yang disebut kerangka pengasuhan korporasi. Perusahaan induk dinilai cocok jika perusahaan induk dapat menciptakan nilai lebih bagi unit bisnis dibandingkan para pesaing dalam bisnis yang sama. Penilaian kesesuaian perusahaan induk dengan unit bisnis dilakukan dengan menggunakan matrik kesesuaian pengasuhan. Parenting characteristics dari perusahaan induk dinilai kesesuaiannya dengan critical success factors dan parenting opportunities dari unit bisnis, kemudian hasil penilaian ini dipetakan ke sebuah matrik yang menggambarkan posisi unit bisnis tersebut dalam portofolio korporat. Terdapat lima kriteria area dalam matrik tersebut, yaitu heartland business, edge of heartland business, ballast business, value trap business, dan alien territory business. Posisi tiap unit bisnis dalam matrik inilah yang dapat dijadikan pedoman bagi perusahaan induk dalam penentuan strategi korporat selanjutnya. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan keunggulan pengasuhan yang bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian pengasuhan PT Pertamina (Persero) terhadap unit bisnisnya PT Pertamina Dana Ventura. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Pertamina Dana Ventura berada pada area value trap. Hal ini terjadi karena critical success factors yang ada pada unit bisnis PT Pertamina Dana Ventura mempunyai kesesuaian yang rendah dengan karakteristik kelompok bisnis PT Pertamina (Persero), sehingga diperlukan restrukturisasi pada unit bisnis PT Pertamina Dana Ventura dengan memisahkan pengelolaan bidang usaha tabungan dan investasi.
When creating a corporate-level strategy at multi-business companies, a framework is needed for developing the corporate strategy based on the compatibility between parenting fit of the corporate parent and its business unit, which is called corporate parenting framework. The parent company is considered fit to its business unit if it can create more value for the business unit than for its competitors in the same business. The fit assessment between the parent company and its business units is examined by using parenting fit matrix where parenting characteristics of the parent company is compared with the critical success factors and parenting opportunities of the business unit. This assessment is then mapped into a matrix to describe the position of the business units in the corporate portfolio. There are five criteria in the matrix area, namely heartland business, edge-of heartland business, ballast business, value trap business, and alien territory business. The position of each business unit in this matrix can be used as guidelines for determining the next strategy of the corporate. This research was conducted with the parenting advantage approach that aims to evaluate the parenting fit between PT Pertamina (Persero) and its business unit PT Pertamina Dana Ventura. The results showed that PT Pertamina Dana Ventura falls into value traps. This happens because the critical success factors that exist in the business unit of PT Pertamina Dana Ventura have a low fit with the characteristics of PT Pertamina (Persero) business groups, so it is necessary to restructure the business unit of PT Pertamina Dana Ventura by separating the management of the business areas of savings and investment.
Kata Kunci : strategi korporat, kerangka pengasuhan korporasi, matrik kesesuaian pengasuhan, keunggulan pengasuhan, restrukturisasi/corporate strategy, corporate parenting framework, parenting fit matrix, parenting advantage, restructuring