Laporkan Masalah

TIGA WARNA SATU TITIK

FELIXANDER, Yusron Fuadi, S. Sn., M. Sn

2016 | Tugas Akhir | D3 ILMU KOMPUTER DAN SISTEM INFORMASI

Film dokumenter merupakan seluruh film yang mendokumentasikan kenyataan. Film �Tiga Warna Satu Titik� menggambarkan kerukunan umat beragama di Yogyakarta antara Gereja Huria Kristen Batak Protestan, Masjid Syuhada dan Gereja Katholik St.Antonius. Pada film ini juga terdapat penjelasan dari perwakilan setiap tempat ibadah sebagai narasumber. Narasumber tersebut memberikan gambaran tentang masing-masing tempat ibadah untuk memberikan kesan nyata tentang toleransi yang terbentuk. Yogyakarta merupakan provinsi di Indonesia yang memiliki keanekaragaman budaya dan agama. Karena beragamnya agama, sangat dibutuhkan sikap toleransi beragama agar menghargai kepercayaan yang berbeda dengan pendiriannya sendiri. Sifat atau sikap ini sangatlah dibutuhkan untuk dapat hidup berdampingan tanpa adanya gesekan yang mengatasnamakan agama. Film dokumenter yang menggambarkan toleransi beragama ini, bisa menjadi contoh kecil di masyarakat. Diharapkan indahnya hidup ditengah keragaman agama bukan hanya di Yogyakarta saja, namun diseluruh wilayah Indonesia.

The documentary is a film documenting the whole reality. The film "Tiga Warna Satu Titik" show the religious harmony in Yogyakarta between District of Batak Protestant Church, Syuhada Mosque and St.Antonius Catholic Church. In this film there is also a description of a representative from member of religious community as a resource. The resource provides a description of each place of worship to give a real impression of tolerance formed. Yogyakarta is a province in Indonesia which has a cultural and religious diversity. Because the diversity of religions, religious tolerance attitude is needed in order to appreciate the trust that is different from his own mind. The characteristic or this attitude is needed to be able to coexist without conflict in the name of religion. A documentary film describing religious tolerance, can become an example to a small society. Expected beauty of life in the midle religious diversity not only in Yogyakarta alone, but throughout the territory of Indonesia.

Kata Kunci : Film Dokumenter, Tiga Warna Satu Titik, Tolerasi Beragama, Yogyakarta, Indonesia

  1. D3-2016-321676-abstract.pdf  
  2. D3-2016-321676-bibliography.pdf  
  3. D3-2016-321676-tableofcontent.pdf  
  4. D3-2016-321676-title.pdf