Manajemen Transisi dalam Akuisisi 3 Toko Modern menjadi Toko Milik Rakyat (ToMiRa) di Kabupaten Kulon Progo
TRIAS FETRA RAMADHAN, Dra. Ambar Teguh Sulistyani, Msi
2016 | Skripsi | S1 ILMU ADMINISTRASI NEGARA (MANAJEMEN DAN KEBIJAKAN PUBLIK)INTISARI : Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui manajemen transisi dalam akuisisi 3 toko modern menjadi Toko Milik Rakyat (ToMiRa) di Kabupaten Kulon Progo. Toko Milik Rakyat (ToMiRa) merupakan kebijakan konkret dari pemerintah kabupaten Kulon Progo untuk menindaklanjuti permasalahan maraknya toko modern berjejaring/waralaba yang berdampak negatif terhadap keberadaan pasar tradisional dan pelaku usaha kecil. Kebijakan akuisisi ini menekankan pada pengambilalihan sumber daya organisasi di 3 gerai Alfamart di Desa Bendungan, Jombokan dan Dekso yang sebelumnya dikelola secara mutlak oleh PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk sebagai perusahaan prinsipal menjadi pola kemitraan dengan pelibatan koperasi sebagai operator dari 3 Toko Milik Rakyat tersebut. Oleh sebab itu manajemen transisi sangat penting untuk dilakukan dalam masa peralihan tata kelola keorganisasian untuk mendapatkan hasil maksimal dalam perubahan suatu organisasi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini, antara lain observasi, wawancara, studi pustaka, dan dokumentasi. Data yang diperoleh diuji keabsahannya dengan teknik triangulasi. Selanjutnya, data dipilah, dianalisis, dan dirangkai hingga diperoleh kesimpulan utuh dari penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat beberapa aspek keorganisasian yang belum responsif terhadap akuisisi 3 toko modern menjadi Toko Milik Rakyat (ToMIRa), antara lain : (1) dalam aspek sumber daya manusia sampai 1 tahun berjalannya kebijakan ini 3 koperasi pengelola ToMiRa belum mengajukan rekomendasi untuk diberikan pelatihan oleh PT. Sumber Alfaria Trijaya, Tbk.; (2) aspek sumber daya fungsional 3 koperasi pengelola ToMiRa hanya bermitra dengan Koperasi Binangun Sejati dalam pasokan barang UMKM padahal terdapat opsi untuk bermitra dengan pihak lain secara masif; (3) selanjutnya pada aspek kemampuan teknologi belum terdapat perubahan dalam segi tugas-tugas pegawai padahal terdapat mitra baru yang memasok barang UMKM; (4) Terakhir dalam aspek kemampuan keorganisasian belum adanya perubahan dalam segi simbol material organisasi secara signifikan seperti pakaian pegawai dan kata sambutan sebagai identitas suatu organisasi. Saran yang diajukan melalui penelitian ini adalah : (1) dalam aspek sumberdaya manusia 3 koperasi pengelola ToMiRa diharapkan dapat memanfaatkan pengembanagan dan pelatihan pegawai melalui jalur rekomendasi kepada PT. Sumber Alfaria Trijaya, Tbk ; (2) pada aspek sumber daya fungsional 3 Koperasi pengelola ToMiRa diharapkan dapat membangun jaringan yang lebih luas untuk mengoptimalkan pasokan UMKM asli Kulon Progo ke dalam gerai ToMiRa; (3) lebih lanjut untuk aspek kemampuan teknologi perlu dilakukan penambahan tugas-tugas pegawai untuk mengemban misi promosi produk UMKM di dalam gerai ToMiRa; (4) terakhir dalam aspek kemampuan keorganisasian 3 Koperasi pengelola ToMiRa diharapkan dapat melakukan inovasi dalam bentuk merubah seragam pegawai dan kata sambutan dengan tujuan untuk menambah ciri khas lokal ToMiRa sebagai gerai pemasaran produk asli Masyarakat Kulon Progo.
Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui manajemen transisi dalam akuisisi 3 toko modern menjadi Toko Milik Rakyat (ToMiRa) di Kabupaten Kulon Progo. Toko Milik Rakyat (ToMiRa) merupakan kebijakan konkret dari pemerintah kabupaten Kulon Progo untuk menindaklanjuti permasalahan maraknya toko modern berjejaring/waralaba yang berdampak negatif terhadap keberadaan pasar tradisional dan pelaku usaha kecil. Kebijakan akuisisi ini menekankan pada pengambilalihan sumber daya organisasi di 3 gerai Alfamart di Desa Bendungan, Jombokan dan Dekso yang sebelumnya dikelola secara mutlak oleh PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk sebagai perusahaan prinsipal menjadi pola kemitraan dengan pelibatan koperasi sebagai operator dari 3 Toko Milik Rakyat tersebut. Oleh sebab itu manajemen transisi sangat penting untuk dilakukan dalam masa peralihan tata kelola keorganisasian untuk mendapatkan hasil maksimal dalam perubahan suatu organisasi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini, antara lain observasi, wawancara, studi pustaka, dan dokumentasi. Data yang diperoleh diuji keabsahannya dengan teknik triangulasi. Selanjutnya, data dipilah, dianalisis, dan dirangkai hingga diperoleh kesimpulan utuh dari penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat beberapa aspek keorganisasian yang belum responsif terhadap akuisisi 3 toko modern menjadi Toko Milik Rakyat (ToMIRa), antara lain : (1) dalam aspek sumber daya manusia sampai 1 tahun berjalannya kebijakan ini 3 koperasi pengelola ToMiRa belum mengajukan rekomendasi untuk diberikan pelatihan oleh PT. Sumber Alfaria Trijaya, Tbk.; (2) aspek sumber daya fungsional 3 koperasi pengelola ToMiRa hanya bermitra dengan Koperasi Binangun Sejati dalam pasokan barang UMKM padahal terdapat opsi untuk bermitra dengan pihak lain secara masif; (3) selanjutnya pada aspek kemampuan teknologi belum terdapat perubahan dalam segi tugas-tugas pegawai padahal terdapat mitra baru yang memasok barang UMKM; (4) Terakhir dalam aspek kemampuan keorganisasian belum adanya perubahan dalam segi simbol material organisasi secara signifikan seperti pakaian pegawai dan kata sambutan sebagai identitas suatu organisasi. Saran yang diajukan melalui penelitian ini adalah : (1) dalam aspek sumberdaya manusia 3 koperasi pengelola ToMiRa diharapkan dapat memanfaatkan pengembanagan dan pelatihan pegawai melalui jalur rekomendasi kepada PT. Sumber Alfaria Trijaya, Tbk ; (2) pada aspek sumber daya fungsional 3 Koperasi pengelola ToMiRa diharapkan dapat membangun jaringan yang lebih luas untuk mengoptimalkan pasokan UMKM asli Kulon Progo ke dalam gerai ToMiRa; (3) lebih lanjut untuk aspek kemampuan teknologi perlu dilakukan penambahan tugas-tugas pegawai untuk mengemban misi promosi produk UMKM di dalam gerai ToMiRa; (4) terakhir dalam aspek kemampuan keorganisasian 3 Koperasi pengelola ToMiRa diharapkan dapat melakukan inovasi dalam bentuk merubah seragam pegawai dan kata sambutan dengan tujuan untuk menambah ciri khas lokal ToMiRa sebagai gerai pemasaran produk asli Masyarakat Kulon Progo.
Kata Kunci : Manajemen Transisi, Akuisi, Toko Milik Rakyat, Kulon Progo