Laporkan Masalah

PEMAKNAAN PELAKU USAHA DALAM PENGEMBANGAN PANGAN LOKAL DI LOMBOK BARAT

EKA NUR JANNAH, Dr.agr. Ir. Sri Peni Wastutiningsih

2016 | Tesis | S2 Penyuluhan dan Komunikasi Pembangunan

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menjelaskan pemaknaan pelaku usaha dalam pengembangan pangan lokal di Lombok Barat dan menjelaskan pemaknaan pelaku usaha terhadap keterlibatan stakeholder primer dan sekunder dalam pengembangan pangan lokal di Lombok Barat. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pemilihan tempat menggunakan metode purposive. Pemilihan informan menggunakan metode purposive yaitu pelaku usaha yang mengolah pangan lokal berbahan dasar dari tumbuhan daratan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemaknaan pelaku usaha dalam pengembangan pangan lokal adalah positif karena dapat menjadi tambahan sumber penghasilan untuk keluarga, membuka lapangan pekerjaan dan memperluas jejaring sosial, akan tetapi pemasarannya kurang optimal. Stakeholder primer dan sekunder terlibat dalam pengembangan pangan lokal dengan memberikan bantuan dan motivasi untuk selalu memperbaiki kualitas dan kuantitas produk olahan pangan lokal serta pemasarannya. Akan tetapi, ada beberapa stakeholder yang belum optimal keterlibatannya dalam pengembangan pangan lokal, sehingga pengembangan pangan lokal yang dilakukan sampai sekarang ini belum memberikan hasil yang maksimal. Hal tersebut menunjukkan kurang adanya kesamaan pandangan antara pelaku usaha dengan para stakeholder dalam pengembangan pangan lokal. Harapannya, ada suatu organisasi yang dapat mengkoordinasi semua pihak stakeholder dengan pelaku usaha sehingga keragaman jenis olahan dan jenis rasa produk pangan lokal dapat berkembang lebih banyak serta memiliki bentuk-bentuk kemasan yang lebih unik dan menarik agar pemasaran produk pangan lokal lebih optimal, yaitu dapat masuk ke hotel-hotel di Lombok Barat.

This study has the purpose to explain the meaning of food producers in the development of local food in West Lombok and explain the meaning of food producers towards the involvement of primary and secondary stakeholders in the development of local food in West Lombok. The basic method used in the study is qualitative with phenomenological approach. Location selection using purposive. Selection of informants using purposive ie businesses that local food processing plant based on the mainland. The results showed that the meaning of food producers in the development of local food is positive as it can be an additional source of income for families, create jobs and expand social networks, but less than optimal marketing. Primary and secondary stakeholders involved in the development of local food by providing assistance and motivation to constantly improve the quality and quantity of processed food products locally as well as marketing. However, there are some stakeholders are not optimal involvement in the development of local food, so the local food development was done until now has not given the maximum results. It showed a lack of common ground between food producers and its stakeholders in the development of local food. Hopefully, there is an organization that can coordinate all concerned stakeholders to businesses so that the diversity of types of processed and kind of flavor of food products locally can grow more and have forms of packaging that is more unique and interesting so that the marketing of food products locally optimal, which can be entered to hotels in West Lombok.

Kata Kunci : pemaknaan, pelaku usaha, stakeholder, pangan lokal, meaning, food producers, stakeholders, local food.

  1. S2-2016-373285-abstract.pdf  
  2. S2-2016-373285-bibliography.pdf  
  3. S2-2016-373285-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2016-373285-title.pdf