Laporkan Masalah

Implementasi Perlindungan Hukum Bagi Pekerja Perempuan Yang Bekerja Pada Malam Hari Di Liquid Cafe Next Generation dan Boshe VVIP Club Sleman

RIO ARIF PRATAMA, Prof. Dr. Ari Hernawan, S.H., M.Hum

2016 | Tesis | S2 HUKUM LITIGASI

Pekerja perempuan yang bekerja pada malam hari memiliki kebutuhan khusus guna memproteksi dirinya dari berbagai ancaman, sejak Undang - Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan disahkan diharapkan mampu perlindungan hukum kepada pekerja perempuan yang bekerja pada malam hari. Penelitian ini mengkaji implementasi perlindungan hukum bagi pekerja perempuan yang bekerja pada perusahaan Liquid Cafe Next Generation dan Boshe VVIP Club. Permasalahan yang ingin dijawab pada penelitian ini adalah mengapa pekerja perempuan yang bekerja pada malam hari di perusahaan Liquid Cafe Next Generation dan Boshe VVIP Club tidak mempertahankan haknya yang telah dilanggar oleh perusahaan dan Bagaimana upaya yang dilakukan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Kabupaten Sleman terhadap perusahaan yang melanggar hak pekerja perempuan yang bekerja pada malam hari. Penelitian ini bertujuan: (1) mengetahui pertimbangan dan mengkaji alasan pekerja perempuan yang bekerja pada malam hari di perusahaan Liquid Cafe Next Generation dan Boshe VVIP Club tidak mempertahankan haknya yang telah dilanggar oleh perusahaan; (2) mengetahui dan mengkaji upaya yang dilakukan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Kabupaten Sleman terhadap perusahaan yang melanggar hak pekerja perempuan yang bekerja pada malam hari. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis - empiris. Di analisis secara kualitatif. Hasil analisis dipaparkan secara deskriptif analitik. Hasil penelitian menunjukan bahwa pekerja perempuan yang bekerja pada malam hari tidak mempertahankan haknya dapat dikaji melalui faktor internal dan eksternal, sedangkan upaya perlindungan hukum yang dilakukan pemerintah melalui Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Sleman belum mencerminkan perlindungan hukum sebagaimana yang ditentukan perundang - undangan.

Female workers at night have a special need to protect themselves from various threats, since Act Number 13 Year 2003 is expected to authorized legal protection to women at night. This study examines the implementation of legal protection for women workers in the company's Next Generation Liquid Cafe and Boshe VVIP Club. Issues to be answered in this research is why women workers at night in the company Liquid Cafe Next Generation and Boshe VVIP Club did not defend the rights - rights that have been violated by the company and How to efforts made by the Department of Labor and Social Sleman against companies that violate the rights of women workers who work at night. This study aims to: (1) determine the consideration and reviewed the reasons for female workers at night in the company Liquid Cafe Next Generation and Boshe VVIP Club does not retain the rights that have been violated by the company; (2) identify and assess the efforts made by the Department of Labor and Social Sleman against companies that violate the rights of women workers at night. This study is a juridical - empirical. In a qualitative analysis. The results of the analysis presented descriptively analytic. The results showed that women workers at night do not defend their rights can be assessed through internal and external factors, whereas the legal protection efforts made by the government through the Department of Labor and Social Sleman not reflect legal protection as determined by law.

Kata Kunci : Perlindungan Hukum, Hak, Perempuan, Malam Hari

  1. S2-2016-353931-abstract.pdf  
  2. S2-2016-353931-bibliography.pdf  
  3. S2-2016-353931-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2016-353931-title.pdf