Pengaruh Keberadaan Pedagang Kaki Lima di Jl. KH Zaenal Mustofa, Kota Tasikmalaya.
MUKTI TAUFIK, Prof. Dr. Su Ritohardoyo, M.A.
2016 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAHJalan KH Zaenal Mustofa merupakan jalan kolektor yang berada di pusat Kota Tasikmalaya tepatnya di lokasi pusat perbelanjaan dan fasilitas pelayanan umum. Lokasi ruas jalan yang terdapat di pusat perbelanjaan menjadi daya tarik oleh pelaku usaha sektor informal atau pedagang kaki lima (PKL). Keberadaan pedagang kaki lima yang berjualan di trotoar dan bahu jalan secara otomatis akan diikuti pula dengan kebutuhan akan lahan parkir yang bahkan memakan bahu jalan (parkir on street), sehingga menambah kepadatan lalu lintas dan berpotensi mengakibatkan kemacetan lalu lintas. Tujuan penelitian ini yaitu mengidentifikasi penggunaan ruang trotoar dan bahu jalan oleh aktivitas PKL serta pengaruh aktivitas PKL terhadap kondisi arus lalu lintas di jalan KH Zaenal Mustofa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian survei dilengkapi dengan observasi, wawancara, serta survei lalu lintas menggunakan teknik perhitungan kapasitas jalan dan hambatan samping yang mengacu pada Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) tahun 1997. Penelitian menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dihubungkan dengan suatu gejala atau keadaan lalu lintas yang dipengaruhi oleh keberadaan pedagang kaki lima. Pengumpulan data hambatan samping dilakukan dengan menghitung jenis aktivitas samping di ruas jalan seperti pejalan kaki, PKL di bahu jalan dan kendaraan parkir yang mempengaruhi kelancaran lalu lintas. Kapasitas jalan dapat dihitung dengan survey lalu lintas yaitu perhitungan volume lalu lintas dan tingkat pelayanan jalan v/c ratio untuk mengetahui kondisi arus lalu lintas di jalan KH Zaenal Mustofa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pedagang kaki lima di ruas jalan KH Zaenal Mustofa berjualan pada ruang manfaat jalan seperti trotoar jalan dan bahu jalan menyebabkan ruang manfaat jalan yang juga merupakan ruang untuk lalu lintas kota menjadi sesak dan sempit. Pedagang kaki lima tersebut menjadi hambatan samping yang merupakan hambatan lalulu lintas pada segmen samping jalan. Diketahui jumlah nilai kelas hambatan samping di jalan KH Zaenal Mustofa yaitu 883, maka kriteria dari nilai kelas hambatan samping berada di kelas 500-899 dengan kategori kelas hambatan samping tinggi. Hasil data survai dan perhitungan diperoleh nilai LOS E sebesar 0,94 mendekati batas puncak dari kapasitas ruas jalan KH Zaenal Mustofa dengan selisih 0,06 dimana kondisi jalan sudah tidak mampu lagi menampung arus lalu lintas, maka terjadilah tundaan berat, yang disebut kemacetan lalu lintas.
KH Zaenal Mustofa road is a collector street located in the central of Tasikmalaya City, precisely at the shopping center and public service facilities. The roads that located in shopping center are attractive to the informal sector or street vendors. The existence of street vendors who occupy the sidewalk and roadside will need parking spaces that even use roadside (on street parking). So it will increase traffic congestion and potentially resulting traffic jam. The Purpose of this study to identify the use of sidewalk space and roadside by street vendors, as well as the influence of street vendors activity against the traffic flow in KH Zaenal mustofa road. The method in this study is a survey methods, include observation, interviews, and survey of traffic using engineering calculations road capacity and side friction refers to the Indonesian Highway Manual Capacity (MKJI) in 1997. The study used descriptive quantitative analysis associated with traffic situation affected by the presence of street vendors. Side friction data collected by calculate kind of side activity in road like pedestrian, street vendors in roadside and parking vehicles that influence traffic flow. Road capacity can calculate by traffic survey (calculation of traffic volume and level of service v/c ratio) to determining traffic flow condition in KH Zaenal Mustofa road. The results showed that street vendors in KH Zaenal Mustofa road do activities (seling) in road space benefits such as sidewalk and roadside that impact the road space benefits which also space for urban traffic become crowded. Street vendors become side friction that is traffic friction in roadside segment. total class values of side friction in KH Zaenal Mustofa is 883, and then criteria from class values of side friction located in class of 500-899 by category high side friction. Survey data and the calcucalition results LOS values 0,94 approach high limit from road capacity of KH Zaenal Mustofa road by difference 0,06. It means that road condition can’t accommodate traffic flow, and then occurred fixed weight, that called traffic jam.
Kata Kunci : Pedagang Kaki Lima, Hambatan Samping, Kemacetan Lalu Lintas, Trotoar, Bahu Jalan