CRC KHUSUS KORBAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA DI PONDOK PESANTREN BAHRUL MAGHFIROH, MALANG DENGAN PENDEKATAN THERAPEUTICAL COMMUNITY (TC)
JULDANISA A HUSNA, Ir. Slamet Sudibyo, M.T.
2016 | Skripsi | S1 ARSITEKTURLaporan Akhir Survey Pengembangan Penyalahgunaan Narkoba BNN tahun 2014 menyebutkan ada sekitar 4,1 juta masyarakat Indonesia yang aktif menggunakan narkoba, dan diproyeksikan pada tahun 2015 ada sekitar 5,8 juta pengguna. Pemerintah Melalui Kemensos, mengucurkan dana social untuk membangun pusat rehabilitasi berbasis spiritualitas di pondok pesantren, dengan tujuan mampu memulihkan para pengguna baik secara mental, maupun spiritual. Salah satu pondok pesantren yang diamanahi membangun pusat rehabilitasi adalah pondok pesantren Bahrul Magfiroh, Malang. Bangunan CRC (pusat rehabilitasi) yang akan ditempatkan di pondok pesantren tentunya harus mengikuti standar-standar yang ada, serta memfasilitasi berbagai jenis kegiatan serta mengusung nilai-nilai islam dan mendukung terapi komunitas sebagai pendekatan utama dalam merahabilitasi pengguna narkoba. Perancangan CRC di Ponpes Bahrul Maghfiroh mengusung 3 konsep makro yang kemudian dikembangkan menjadi 15 konsep mikro diantaranya Integrasi ruang di pondok pesantren, penggunaan arsitektur islam, peletakan area bangunan untuk menciptakan blocking view, peletakan area terbuka, konsep all centered dalam zonasi ruang, penggunaan material yang mempermudah pengawasan, peletakan ruang sirkulasi yang tepat, desain ruang komunal yang nyaman, konsep perabotan, konsep material yang tepat, konsep peletakan vegetasi dan konsep orientasi ruang.
BNN Final Report of Develovement Survey on Drug Abuse in 2014 said, that there were about 4.1 million people in Indonesia are actively using drugs. If this number is projected to 2015, there were about 5.8 million people using drugs. Government through the Ministry of Social, disburse funds to build a rehabilitation center based spirituality in form of boarding school, with the intention of the user is able to recover both mentally, and spiritually. One of the boarding schools that will be built is Pondok Pesantren Bahrul Magfiroh, Malang. To design a CRC (rehabilitation center) in a boarding school, architect should follow the basic guidance standards, as well as facilitate various types of activities and the carrying values of Islam and supporting the community therapy as the primary approach in to rehabilitate drug users. Designing CRC in Ponpes Bahrul Maghfiroh carrying three macro concept that later developed into 15 concept of micro-including integration of space in the boarding school, the use of architecture islam, layouting building to create a blocking view, layouting open area, all centered concept in the zoning space, use of materials facilitate supervision control, layouting proper circulation space, cozy communal space design, furniture concept, layouting the vegetation and spatial orientation.
Kata Kunci : Kata Kunci: Narkoba, Pusat Rehabilitasi,Theurapeutic Community, Pondok Pesantren