Model Pengukuran Kinerja Unit Kerja Pada Perguruan Tinggi Menggunakan Metode Fuzzy AHP-VIKOR
RIANITA DWI ASTUTI, Dr. Azhari, S.N., M.T
2016 | Tesis | S2 Ilmu KomputerRencana Strategis (Renstra) merupakan langkah awal melakukan pengukuran kinerja sebuah instansi, yang didalamnya diformulasikan visi, misi dan tujuan universitas ke dalam program strategis yang diturunkan menjadi beberapa subprogram prioritas pendukung yang dilengkapi dengan Key Perfomance Indicator (KPI) sebagai pengukur capaian masing-masing program strategis tersebut sehingga capaian kinerja dapat terukur secara terarah dan sinergi dengan program strategis. Model pengukuran kinerja yang didesain dalam penelitian ini diawali dengan menyusun kelompok penilaian dalam 4 kelompok yaitu bidang akademik, bidang umum dan keuangan, bidang kemahasiswaan dan alumni, bidang perencanaan dan kerja sama. Selanjutnya menyusun skala kepentingan pada setiap kelompok dan kriteria/subkriteria sebagai dasar penilaian. Kriteria yang digunakan adalah 8 program prioritas sebagai kriteria dan 27 sub program prioritas. Teknik penyusunan yang digunakan berupa perbandingan skala kepentingan masing program dan subprogram menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP) oleh pimpinan universitas, diikuti dengan pengukuran kinerja pada setiap unit kerja dan subkriteria meliputi indikator penyerapan anggaran, konsitensi perencanaan dan implementasi, capaian keluaran serta efisiensi. Bobot dan nilai kinerja yang dihasilkan tersebut selanjutnya digunakan untuk perangkingan unit kerja dengan menggunakan Metode VIKOR. Hasil penelitian berupa nilai kinerja dan rangking unit kerja dari 4 biro di kantor pusat 4 sub bagian yang tersebar di 10 fakultas dan 1 pascasarjana sesuai dengan kelompok penilaian
Strategic Plan is the first step for measuring the performance of an institution, which also formulated the vision, mission and goals of the university into a strategic program which was reduced to several subprograms priority support incorporating Key Performance Indicator (KPI) as a measure of achievement of each program positioned so that the gains can be measured in a focused and synergy with the strategic program. The fist step of the performance measurement model is arrange the mesasurement group in four groups which consists of Academic Affairs, Finance and Management Affairs, Student and Alumni Affairs, and Partnership and Planning Affairs. Then the decision maker will arrange a scale of importance by comparing the criteria/sub criteria in pairwaise comparison while the criteria that used are 8 priority programs and 27 priority subprograms as sub criteria. In this paper, will integrated two well-known decision making methos, namely Fuzzy Analytical Hierarcy Process (Fuzzy AHP) and VIKOR in order to make the best use of information available. The aim of using the Fuzzy AHP is to give the weights of the selected criteria. Finally, the VIKOR method is taken to account rank potential alternatives. The perfomance indikator for each subcriteria are budgeting perfomance, consistency of planning and implementation, output perfomance and efisiency. finally, the results are perfomance score and the unit�s rank in each group. The units includes four bureau in main office and four sub units in 10 faculties and one postgraduate office.
Kata Kunci : pengukuran kinerja, perguruan tinggi, AHP, fuzzy AHP, vikor