PENGARUH AKTIVITAS PRIVATISASI OLEH SEKTOR INFORMAL TERHADAP ELEMEN FISIK RUANG TERBUKA PUBLIK DI KAWASAN KOMERSIAL Kasus : Kawasan Sentra Perekonomian Lembah Tidar Kota Magelang
KARTIKA DWITYANDHARI, Diananta Pramitasari, ST., M.Eng., Ph.D. ; Ir. Ahmad Saifullah MJ, MSi
2016 | Tesis | S2 Teknik ArsitekturPeningkatan kegiatan perdagangan seringkali tidak dapat lepas dengan peningkatan jumlah komunitas sektor informal yaitu pedagang kaki lima (PKL) dan jumlah parkir kendaraan. Selain itu, peningkatan kegiatan perdagangan juga tanpa disertai dengan pengadaan wadah yang ideal, baik menyangkut kondisi bangunan, suasana maupun lokasi yang sesuai untuk kegiatan tersebut. Keterbatasan lahan dan tingginya nilai ruang menyebabkan orang cenderung mengupayakan efektifitas komersial, sebagai akibat terjadinya pergeseran wadah kegiatan perdagangan. Permasalahan ruang terbuka publik di perkotan tidak lepas dengan persoalan privatisai ruang. Ruang terbuka publik di Kawasan Sentra Perekonomian Lembah Tidar Kota Magelang telah memiliki fungsi lahan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Namun, oleh karena adanya aktivitas privatisasi, maka aktivitas ini dapat mempengaruhi elemen fisik ruang terbuka publik sehinga menciptakan elemen fisik yang baru. Dalam penelitian ini metode penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah observasi lapangan dengan melihat fenomena-fenomena yang terjadi dan dikaitkan dengan teori yang ada. Melakukan observasi secara mendalam sehingga menemukan bagaimana pengaruh privatisasi ruang terbuka publik oleh sektor informal terhadap elemen fisik di kawasan komersial yang terletak di kawasan sentra perekonomian Lembah Tidar Kota Magelang. Paradigma yang akan digunakan adalah rasionalistik dan metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Penelitian dilakukan di Kawasan Sentra Perekonomian Lemabah Tidar Kota Magelang. Dalam mempermudah proses pengamatan, wilayah studi dibagi menjadi dua yaitu wilayah yaitu wilayah amatan dan wilayah penelitian. Wilayah amatan dilihat dari keberadaan wilayah studi sebagai pusat perdagangan dengan volume kegiatan jual beli yang tinggi. Sedangkan wilayah penelitian adalah wilayah diamana lokasi aktivitas privatisasi oleh PKL dan parkir. Hasil studi yang didapatkan mengindikasian bahwa pengaruh yang ditimbulkan oleh karakteristik privatisasi tipe 1,2,dan 3 cukup signifikan terhadap elemen fisik ruang terbuka publik Kawasan Sentra Perekonomian Lembah Tidar Kota Magelang sehingga rekomendasi diarahkan kepada upaya menetralisir tekanan yang berlebihan di Kawasan Komersial dengan cara mengganti tipe-tipe yang bermasalah. Kata kunci: Pengaruh, privatisasi, sektor informal, elemen fisik, ruang terbuka publik.
The improvement in commerce often goes hand in hand with the growth of the informal sector communities, namely street vendors and parking operators. In addition, the improvement in commerce is not accompanied with the provision of the ideal platform concerning the building condition, ambiance and also suitable location for the activities. The spatial constraint and high spatial value encourage people to pursue commercial effectiveness, as a result of the commercial platform shift. The problem of public open space in urban areas cannot be separated with the problems of spatial privatization. Public open space in Economic Central Area in the Valley of Mount Tidar, Magelang City has had the land function stipulated by the government. However, the act of privatization might affect the physical elements of the public open space and hence create the new physical elements. This research applies field observation method by keeping eyes on such occurring phenomena to then link them with the existing theories. An in-depth observation is conducted to figure out the impact of public open space privatization by the informal sectors toward the physical elements in the commercial areas located in Economic Central Area in the Valley of Mount Tidar, Magelang City. It also employs rationalist paradigm and qualitative method. The research is conducted in Economic Central Area in the Valley of Mount Tidar, Magelang City. In order to facilitate the observation, the study area is divided into two, namely observation and research area. The observation area is viewed from the existence of study area in form of trading center with high volume of purchase and sale. Meanwhile, the research area is the location for the privatization activities by street vendors and parking operators. The findings indicate that the generated impact of the privatization characteristics type 1, 2 and 3 is quite significant toward the physical elements of the public open space in Economic Central Area in the Valley of Mount Tidar, Magelang City. Therefore, the recommendation is directed toward efforts to neutralize the overwhelming pressure in the Commercial Area by replacing those problematic types. Keywords: Impact, privatization, informal sector, physical elements, public open space.
Kata Kunci : Pengaruh, Privatisasi, Sektor Informal, Elemen Fisik, Ruang Terbuka Publik