MANIFESTASI KEBIJAKAN KOMUNIKASI BKKBN DALAM PROGRAM GENRE (STUDI DESKRIPTIF IKLAN PROGRAM GENRE EDISI �PENDEWASAAN USIA PERKAWINAN� DI TVRI PAPUA TAHUN 2015)
SWANSY SAPULETE, Dr. Phil. Ana Nadhya Abrar, M.E.S.
2016 | Tesis | S2 Ilmu KomunikasiPerkawinan usia muda di Kota Jayapura tergolong tinggi. Faktor yang mempengaruhi terjadinya perkawinan usia muda tersebut adalah faktor budaya (perjodohan dan syarat layak menikah yang berlaku di Papua) dan faktor sosial (pergaulan bebas) yang menyebabkan terjadinya hamil di luar nikah. Melihat fenomena tersebut, Subbidang Advokasi dan Komunikasi Informasi dan Edukasi Perwakilan BKKBN Provinsi Papua mengomunikasikan Program GenRe melalui video iklan Program GenRe yang ditayangkan melalui TVRI Lokal Papua. Pemilihan iklan layanan masyarakat dalam bentuk video dan disiarkan melalui TVRI Lokal Papua tersebut didasarkan pada kebijakan komunikasi dan edukasi kependudukan sebagaimana yang telah dicantumkan pada Undang-undang nomor 52 tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Pasal 48 ayat 1 (b), kondisi masyarakat Papua, dan nilai - nilai kearifan lokal serta budaya yang dianut oleh masyarakat Papua. Sebagai iklan dalam bentuk video, iklan Program GenRe memiliki tiga unsur, yaitu gambar, suara, dan tulisan (teks), yang masing-masing unsur diharapkan dapat memberikan manifestasi kebijakan komunikasi pada iklan sebagai media pengantar informasi program GenRe dan mengedukasi masyarakat, terutama remaja. Melalui analisis semiotik Roland Barthes, penelitian ini menggali dan menganalisis makna setiap unsur dalam iklan Program GenRe secara makna denotatif, sehingga dapat diketahui kemampuan iklan Program GenRe dalam memanifestasi Program GenRe sebagai salah satu bentuk strategi kebijakan kependudukan yang dterapkan oleh Perwakilan BKKBN Provinsi Papua. Dimana berdasarkan temuan penelitian dari hasil analisis semiotik yang menganalisis melalui unsur gambar, suara, dan teks serta didukung oleh hasil wawancara dengan pemangku kebijakan, pembuat video, dan penonton, serta tokoh masyarakat, diketahui bahwa secara umum video iklan Program GenRe masih belum mampu memanifestasi Program GenRe sebagai salah satu bentuk strategi kebijakan kependudukan yang diterapkan oleh Perwakilan BKKBN Provinsi Papua. Namun demikian, upaya yang dilakukan oleh Subbidang Penggerakan Advokasi, dan Komunikasi Informasi dan Edukasi dapat menjadi langkah awal untuk melakukan perbaikan selanjutnya.
Early marriage in the city of Jayapura classified high . Factors that influence the occurrence of child marriage are cultural factors (decent married matchmaking and conditions prevailing in Papua) and social factors (promiscuity) that causes pregnant out of wedlock. Seeing this phenomenon, subfields Advocacy and Communication, Information and Education Representative BKKBN of Papua Province genre Program communicate by video ads served through the genre program TVRI local Papua. Selection of public service announcements in the form of video and broadcast by TVRI Local Papua is based on a policy of communication and education on population as well as those set forth in the Act No. 52 of 2009 on Population Development and Family Development Article 48 paragraph 1 (b), the condition of the people of Papua , and the values of local wisdom and culture that is embraced by the people of Papua. As advertising in the form of video, advertising genre program has three elements, namely images, sounds, and text, each of which is expected to provide a manifestation of communication policy on advertising as a mediun of instruction information the program "GenRe" and educate the public, especially teenagers. Through a semiotic analysis of Roland Barthes, the study was to explore and analyze meanings every scene of advertising program "GenRe" in denotative meanings, so that it can be seen capabilities advertising program "genre" in manifesting program "GenRe" as one of the policy strategy applied by vice BKKBN of papua. Where based on the results of semiotic analysis wich analyzed through the elements of the picture, sound, and text as well and is supported by interviews with policy makers , creators , and audiences , as well as community leaders , it is known that in general the video ad program "genre" is still not able to manifested the program "genre" as one of the policy strategy applied by Representative BKKBN of Papua Province . Nevertheless , efforts by subfields Mobilization Advocacy , and Information and Education Communication can be the first step to make further improvements .
Kata Kunci : Program GENRE, Manifestasi, Semiotika, Kebijakan Komunikasi