Integrasi Perancangan Elevated Lightrail Station dan Pedestrian Bridge dengan Pendekatan Fungsi Publik di Ringroad Yogyakarta
WIDASARI YUNIDA P, Ir Ikaputra M.Eng., Ph.D
2016 | Skripsi | S1 ARSITEKTURYogyakarta adalah sebuah kota yang memiliki predikat sebagai kota wisata dan kota pelajar. Hal ini menyebabkan banyaknya minat masyarakat luas untuk mendatangi Kota Yogyakarta. Beberapa pendatang akhirnya memutuskan untuk menetap di kota ini. Kebanyakan dari jumlah pendatang itu adalah pelajar dan pekerja. Pada beberapa tahun terakhir telah terjadi peningkatan jumlah penduduk. Setiap tahunnya terdapat peningkatan penduduk sebesar 5,87% dan akan terus bertambah di tiap tahunnya. Hal ini tentu berkaitan dengan peningkatan jumlah volume kendaraan di jalan raya yang tentunya menyebabkan kemacetan lalu lintas. Beberapa hal yang dapat dilakukan adalah dengan penggunaan transportasi umum. Namun ternyata hanya sekitar 60% saja di Yogyakarta yang terlingkupi moda transportasi publik. Dalam hal ini, pemerintah telah melakukan berbagai upaya salah satunya adalah penambahan moda transportasi berupa tram. Rencana pembangunan ini bekerjasama dengan Studio Perekeretaapian Yogyakarta UGM. Maka dari itu, perlu upaya untuk menarik minat masyarakat dalam menggunakan fasilitas publik ini. Konsep baru yang dapat diterapkan pada bangunan untuk memberikan keamanan, kenyamanan, dan suasana baru salah satunya adalah integrasi fungsi ruang-ruang yang dipadukan dengan lokalitas lingkungan sekitar. Konsep ini dapat merubah wajah dan suasana pasar menjadi lebih menarik dan berkualitas serta selaras dengan lingkungannya. Perencanaan Halte Lightrail ini berlokasi di Ring Road Utara Yogyakarta tepatnya pada titik Hartono Mall. Perencanaan ini difokuskan pada penataan konsep tata ruang, sirkulasi, citra bangunan, dan massa bangunan yang dinilai menjadi faktor utama dalam pengaktifan ruang publik sehingga lebih aman dan nyaman bagi pengguna fasilitas maupun pejalan kaki. Perencanaan desain dapat dilakukan dengan mengkaji konsep zonasi bangunan, sirkulasi, massa, dan citra bangunan dalam site dengan titik stasiun yang akan dikembangkan. Melalui upaya perencanaan halte yang dilakukan, diharapkan desain stasiun ini dapat menjadi ikon baru di Kota Yogyakarta tapi juga dapat menjadi guideline design untuk titik stasiun lainnya.
Yogyakarta is a city that has a popular title as a tourist and student city. This caused much interest in the wider community to visit the city of Yogyakarta. Some immigrants eventually decided to settle in this city. Most of the number of entrants were students and workers. In recent years there has been increasing number of people. Every year there is an increase in population of 5.87% and will continue to grow in every year. This is certainly related to the increase in the amount of volume of vehicles on the highway which would cause traffic congestion. Some things that might be a solution to this problem is to use public transportation. But apparently only about 60% only in Yogyakarta is covered by public transportation. In this case, the government has made various attempts one of which is the addition of modes of transport such as trams. This development plan is in collaboration with Railways Studio UGM. Therefore, it needs necessary efforts to attract public interest in using these public facilities. The new concept that can be applied to the building is to provide security, comfort, and creating new atmosphere by the integration of function spaces which are incorporated by local surrounding environment. This concept can change the face and the mood of the market becoming more attractive and provides better quality and in harmony with the environment. The Lightrail Station will be located in North Ring Road Yogyakarta precisely at the point Hartono Mall. This plan is focused on the concept of spatial arrangement, circulation, image building, and the mass of the building which will be a consideration to the major factor in public spaces activation so that it will provide safety and convenience for users. Planning the design can be done by examining the concept of zoning the building, circulation, mass, and the image of the building site with a station point that will be developed. Through the efforts undertaken station planning, this design is expected to be a new icon in the city of Yogyakarta, but also can be a design guideline for other station point.
Kata Kunci : Halte, Stasiun, Lightrail, Integrasi, Fungsi Publik