Laporkan Masalah

DONYANE WONG MBELAH OJO TURUN ANAK PUTU (MOBILITAS SOSIAL NELAYAN JUKUNG DI BATANG JAWA TENGAH)

ONESYA REMA D, Dr. Pujo Semedi, M.A

2016 | Tesis | S2 ILMU ANTROPOLOGI

Nelayan menjadi penggerak penting roda perekonomian di Batang Jawa Tengah. Wilayah ini memiliki dua kampung nelayan yang berbeda yakni Desa Klidang Lor yang didiami oleh nelayan cantrang dan nelayan jukung yang berada di Desa Karangasem Utara. Mayoritas nelayan menggunakan perahu cantrang karena lebih menguntungkan. Tesis ini menjelaskan mengenai nelayan jukung yang mengalami peminggiran atas dominasi kapital atas sumber daya laut oleh nelayan cantrang. Dominasi tersebut membuat perekonomian di sektor perikanan darat dikontrol oleh hasil laut dari perahu cantrang. Tesis ini fokus pada hubungan antara nelayan jukung dengan sistem ekonomi perikanan Batang yang didominasi oleh perahu cantrang. Ketergantungan terhadap musim dan keterbatasan moda produksi membuat penempatan kapital rumahtangga nelayan jukung bertransisi dari sektor produksi ke sektor distribusi. Mobilitas sosial terjadi tidak hanya melalui peran anggota rumah tangga namun nelayan jukung itu sendiri. Munculnya gejolak tren baru ini menimbulkan persaingan antar nelayan jukung dan dinamika dalam hubungan kekerabatan. Tesis ini ingin melihat bagaimana ketimpangan yang terjadi dibentuk melalui proses panjang peran pasar sebagai arena kontestasi. Strategi penempatan kapital dan modal sosial berfungsi membangun ketimpangan namun sekaligus membuat sistem kerja kapital di Batang dapat berjalan.

Fisher became an important aspect of the economy in Batang Central Java. This area have two different fishers villages are Klidang Lor with cantrang fishers and jukung fishers in Karangasem Utara. The majority of the fishermen are cantrang boats because it is more profitable. This thesis was discusses about the marginality of jukung fishers because of capital domination in the resource of the sea by cantrang fishers. This dominance makes the economy in fisheries sector is controlled by the results of the sea from cantrang boats. I was focused on how the relationship between jukung fishers with the economic system in Batang that is dominated by cantrang boats. The dependence of the season and limited mode of production make rational capital of jukung fisher�s household transition from the ownership of the boat to fish trade sector. Social mobility happened not only came from the household member but jukung fisher itself. The emergence of this new trend led them to competition between jukung fishermen capital and also the dynamics in the relationship of kinship. Capital positioning strategy and social capital inequality but made the system working at the same time.

Kata Kunci : nelayan, ketimpangan, strategi kapital, mobilitas sosial, peluang pasar

  1. S2-2016-373195-abstract.pdf  
  2. S2-2016-373195-bibliography.pdf  
  3. S2-2016-373195-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2016-373195-title.pdf