Laporkan Masalah

Dampak Sosial Tren Popularitas Batu Akik Sebagai Fenomena "Gelembung Ekonomi" (Studi Pada Pengrajin Batu Akik di Desa Sawahan, Ponjong, Gunungkidul)

DIEN NUR ANNISAA U, Dr. Muhammad Najib Azca, S.Sos., M.A.

2016 | Skripsi | S1 SOSIOLOGI

Keberadaan batu akik merupakan salah satu objek yang bisa menjadi sebuah tren sosial dalam masyarakat. Penelitian ini berusaha untuk melihat dan memahami suatu perubahan sosial yang terjadi di dalam masyarakat akibat adanya fenomena sosial yaitu tren popularitas batu akik. Keberadaan tren batu akik yang telah berlangsung disebut juga sebagai salah satu bentuk gelembung ekonomi yang terulang kembali di Indonesia. Hal menarik untuk dikaji dalam penelitian ini terletak pada munculnya dampak atau akibat dari keberadaan tren popularitas batu akik itu sendiri. Teori yang dipakai dalam penelitian ini adalah Teori Fungsionalisme Struktural, Teori Masyarakat Resiko, dan Teori mengenai Modal Sosial. masing-masing dari teori tersebut digunakan untuk menjelaskan mengenai bagaimana dinamika yang terjadi, dampak yang ditimbulkan, dan strategi yang diambil para pengrajin maupun penjual akik untuk bertahan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hal ini dikarenakan penelitian ini berusaha menjelaskan mengenai suatu fenomena yang terjadi yaitu dampak sosial tren popularitas batu akik sebagai fenomena "gelembung ekonomi". Penelitian ini mengambil lokasi penelitian di Desa Sawahan, Ponjong, Gunungkidul, Yogyakarta. Objek utama penelitian ini adalah para pengrajin dan penjual batu akik di Sawahan. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bagaimana tren popularitas batu akik mendorong terjadinya perubahan sosial terutama di Desa Sawahan. Naiknya tren popularitas batu akik mendorong bertambahnya jumlah pengrajin di Desa Sawahan. Setelah adanya tren popularitas batu akik, para pengrajin dapat dibedakan baik secara horizontal maupun vertikal. Secara horizontal para pengrajin digolongkan menjadi pengrajin tetap dan pengrajin dadakan. Sedangkan secara vertikal para pengrajin dapat dibedakan menjadi pengrajin kalangan atas dan kalangan bawah. Dampak yang ditimbulkan dari tren popularitas batu akik dapat dilihat melalui dua fase yaitu saat tren sedang naik dan ketika meredup. Meredupnya tren popularitas batu akik paling berdampak pada para pengrajin dadakan terutama yang termasuk dalam kalangan bawah. Untuk menghadapi resiko dari dampak tren popularitas batu akik, para pengrajin melakukan beragam upaya untuk tetap bertahan meskipun tren telah meredup. Salah satu strategi yang dilakukan yaitu memanfaatkan modal sosial yang ada.

Agate is one of the objects that could become a trend in society. This study attempted to see and understand the societal changes which is occur in society due to the social phenomenon of trend popularity agate. The agates trend that has lasted is also known as one of the economic bubble that recur in Indonesia. The interesting part of this study is in the emergence of the impact or effect of the trend popularity of agate itself. The theory used in this research is the theory of structural functionalism, the theory of Risk Society and the Social Capital Theory. Each of the theories used to explain about how the dynamics, impact that occur, and the strategy that makes the agates craftsmen and sellers survive. This study uses qualitative research with case study approach because this study attempts to explain the phenomena that occur which is the social impact of the trend popularity of agate as a phenomenon of "bubble economy". This research study took place in the Sawahan Village, Ponjong, Gunungkidul, Yogyakarta. The main object of this study is the agates craftsmen and sellers in Sawahan. The results of this study explains how the trend popularity of agate drive the social change, especially in the village of Sawahan. The rising of the trend popularity of agate makes the number of craftsmen in the Sawahan increased. After the phenomenon of the trend popularity of agate, the craftsmen can be differentiated both horizontally and vertically. Horizontally the craftsmen classified into the elder craftsmen and the new craftsmen. While vertically craftsman can be divided into the upper and lower classes. The impact of the trend popularity of agate can be viewed through two phases, namely when the trend rose and when dimmed. The overcast of the agates trend popularity mostly influence the new craftsmen especially in the lower classes. To face the risk of the impact of the trend popularity of agate, the craftsmen conducted various efforts to stay afloat despite the trend has faded. One strategy to do is take the advantage of existing social capital.

Kata Kunci : popularitas batu akik. gelembung ekonomi, pengrajin batu akik, dinamika sosial, dampak, modal sosial.

  1. S1-2016-335679-abstract.pdf  
  2. S1-2016-335679-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-335679-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-335679-title.pdf