ANALISIS CULTURE SHOCK PADA ALUMNI MAHASISWA DIPLOMA III BAHASA KOREA YANG BEKERJA DI PERUSAHAAN KOREA
RIZKY TRI NASTITI, Ummul Hasanah, S.S., M.A
2016 | Tugas Akhir | D3 BAHASA KOREA SVFenomena sosial culture shock merupakan unsur dalam kehidupan masyarakat yang menarik untuk dikaji karena culture shock adalah masalah yang sering kali menimpa seseorang yang berada di daerah asing. Fenomena culture shock terjadi karena beberapa faktor yang mempengaruhi yaitu faktor pergaulan, faktor teknologi, faktor geografis, faktor bahasa keseharian, faktor ekonomi, faktor adat istiadat, dan faktor agama. Penelitian tugas akhir ini bertujuan untuk mengetahui berbagai macam masalah sosial yang dapat menyebabkan terjadinya culture shock dan juga cara untuk mengatasi culture shock tersebut sehingga dapat meminimalisir kesalah pahaman budaya yang nantinya mungkin akan terjadi. Objek penelitian ini adalah 20 alumni mahasiswa D3 bahasa Korea angkatan 2011 dan 2012 yang bekerja di perusahaan Korea yang ada di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan memberikan kuesioner dan juga melakukan wawancara mendalam dengan objek penelitian. Hasil penelitian ini berupa bentuk-bentuk dan cara mengatasi culture shock yang telah dialami oleh alumni mahasiswa D3 bahasa Korea. Dari hasil yang diperoleh, maka dapat disimpulkan bahwa culture shock merupakan fenomena yang dapat diatasi menggunakan berbagai metode yang efektif. Oleh karena itu, setelah dilakukan penelitian ini, maka diharapkan kepada seseorang yang ingin, sedang, dan sudah bekerja di perusahaan Korea yang ada di Indonesia dapat mengatasi culture shock dengan berbagai cara yang disebutkan dalam penelitian ini. Kata kunci : culture shock, alumni bahasa Korea, perusahaan Korea
A social phenomenon called culture shock is an element in human’s life which is interesting to be examined, because culture shock is a problem that is often faced by people residing in foreign area. The phenomenon of culture shock occurs due to several factors, they are social intercourse, technology, geographical, colloquial language, economic, custom, and religion. This final research task aims to know the various kinds of social problems causing culture shock to occurs, and how to overcome the culture shock so that it can minimize culture misunderstanding which will probably happen later. The objects of this research are 20 alumni of Diploma III Korean language students in 2011 and 2012, who work in Korean companies in Indonesia. This research uses quantitative method by providing questionnaires and conducting in depth interviews with the object of the research. The results of this research the types and how to cope with the culture shock that has been experienced by the Korean language graduates students. From the results, it can be inferred that culture shock is a phenomenon that can be coped by using various effective methods. Therefore, after this research, people who want to work, are working, and have been working in Korean companies in Indonesia are expected to be able to overcome the culture shock in several ways mentioned in this research. Keywords: culture shock, Korean language graduates, Korean company
Kata Kunci : culture shock, alumni bahasa Korea, perusahaan Korea