Laporkan Masalah

ANALISIS KEBUTUHAN PETUGAS REKAM MEDIS BERDASARKAN BEBAN KERJA DI INSTALASI REKAM MEDIS RS AISYIAH MUNTILAN

FITRIA RAKHMAWATI, Ery Rustiyanto, M.Kes

2016 | Tugas Akhir | D3 REKAM MEDIS SV

Latar Belakang: Berdasarkan hasil observasi, RS Aisyiah Muntilan memiliki 7 orang petugas rekam medis yang terdiri dari 4 orang petugas pendaftaran dan 3 orang petugas pengolahan data dan pelaporan. Petugas pendaftaran terbagi dalam 3 shift yaitu: pagi 1 orang petugas ,siang 1 orang petugas, malam 1 orang petugas dan 1 orang petugas libur. Dengan adanya poliklinik saat shift pagi, petugas pendaftaran yang hanya 1 orang merasa keteteran dalam melayani pasien. Selain itu, pasien juga harus mengantri lama sampai tempat duduk yang disediakan oleh rumah sakit kurang, tidak jarang banyak pasien yang berdiri menunggu. Untuk membantu petugas pendaftaran, biasanya petugas pengolahan data dan pelaporan diturunkan sehingga akan mempengaruhi beban kerja petugas pengolahan data dan pelaporan. Oleh karena itu, peneliti ingin mengetahui bagaimana beban kerja dan kebutuhan petugas rekam medis di RS Aisyiah Muntilan untuk mengetahui kebutuhan petugas secara keseluruhan dengan menggunakan metode WISN (Workload Indicator Staff Need) berdasarkan analisis problem solving yang dilakukan. Tujuan: Mengidentifikasi jumlah petugas rekam medis yang tersedia, mengidentifikasi uraian tugas petugas rekam medis, mengidentifikasi hambatan yang ada di Instalasi Rekam Medis dan solusinya, menghitung standar waktu kegiatan di Instalasi Rekam Medis, menghitung kebutuhan tenaga berdasarkan beban kerja di Instalasi Rekam Medis Metode: Jenis penelitian adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan rancangan penelitian fenomenologi. Subjek penelitian adalah petugas rekam medis di RS Aisyiah Muntilan. Objek penelitian adalah beban kerja petugas rekam medis.. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Validasi data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Pengambilan sampel subjek dan objek menggunakan teknik sampling jenuh. Tahap analisis data dengan cara mereduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil: Berdasarkan hasil analisis problem solving salah satu solusi untuk mengatasi hambatan yang ada adalah menambah petugas pendaftaran. Setelah dilakukan perhitungan kebutuhan petugas dengan rumus WISN ternyata tidak diperlukan penambahan petugas. Hal ini menunjukan bahwa beban kerja yang tinggi bukan karena kurangnya petugas namun karena sistem yang ada di pendaftaran dan poliklinik yang kurang baik. Kesimpulan: Penambahan petugas tidak diperlukan namun perlu perbaikan sistem yang ada. Kata Kunci : Rekam medis, Analisis, Kebutuhan Petugas, Petugas Rekam Medis, Beban Kerja.

Background: Based on the observation RS Aisyiah Muntilan has 7 medical records officers consisting of four admissions officers and three officers enrollment data processing and reporting. The admissions officers divided into 3 shift work 1 officers for morning-noon, 1 officers for lunch-afternoon, 1 officers for night-early morning, and 1 officers absent. With the clinic when the morning shift , the admissions officers that only one person felt that lag in serving patients.. In addition, patients should also be a long queue until the seat provided by the hospital less , often a lot of patients who stand to wait. To assist the registration process is usually another officer assigned to help so it will affect the workload of reporting and data processing officers. Therefore, researchers wanted to know how the workload and the needs of the medical record officers in RS Aisyiah Muntilan to determine the overall needs of officers using WISN (Workload Indicator Staff Need) based on the analysis of problem solving. Objective: To identify the number of medical records officers available, identify the descriptions of tasks medical record officers, identifying barriers and solutions, calculate the standard time activities at the installation of medical records and calculate power requirements based on the workload at the installation of medical records. Methods: The study was descriptive qualitative approach and phenomenological research design. The subject of research is medical record officers in RS Aisyiah Muntilan. The object of research is the workload of medical record officers .Data collection using interviews, observation and documentation. Validation data using triangulation of sources and techniques. Sampling of subject and object using saturated sampling techniques. The stage of data analysis is data reducing, data presentation and conclusion. Results: Based on the analysis of problem solving one of the solutions to overcome existing obstacles is adding to the registrar . After calculation formula needs WISN officer was not required additional personnel . This shows that the high workload is not due to lack of personnel , but because the existing system of registration and clinical activities that are less good. Conclusion: Extra officers are not required but need improvement of existing systems . Keywords: Medical Record, Analysis, Officers Needs, The Medical Record Officer, Workload

Kata Kunci : Rekam medis, Analisis, Kebutuhan Petugas, Petugas Rekam Medis, Beban Kerja.

  1. D3-2016-355090-abstract.pdf  
  2. D3-2016-355090-bibliography.pdf  
  3. D3-2016-355090-tableofcontent.pdf  
  4. D3-2016-355090-title.pdf